Menurut Lokot, acara dibuat sederhana untuk menunjukkan empati kepada masyarakat yang sedang berjuang menyuarakan aspirasinya atas kenaikan BBM. "Mohon maaf bapak/ibu acara kita langsungkan secara sederhana mengingat saudara-saudara kita saat ini sedang menyuarakan aspirasinya karena kenaikan BBM, ini salah satu bentuk sikap empati kita," ungkap Lokot. (AY)