Tentang Rudolf Matzuoka Pardede Gubernur Sumut Ke 14 yang Fenomenal Dan Sumber Kekayaannya

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 2 Juli 2023 | 12:27 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi saat melayat ke rumah duka Rudolf Matzuoka Pardede. (Realitasonline.id/Kominfo Medan)
Gubsu Edy Rahmayadi saat melayat ke rumah duka Rudolf Matzuoka Pardede. (Realitasonline.id/Kominfo Medan)

Baca Juga: Kontingen Sumut Ikuti Fornas di Jabar: Promosikan Sumatera Utara Tuan Rumah PON 2024

Dalam riwayat hidup yang disampaikan pada saat pencalonan disebutkan bahwa Rudolf tamat SD di Medan pada tahun 1954, SMP di Tanjung Pinang tamat tahun 1957, SMA di Sukabumi tamat tahun 1960 dan pendidikan sarjana ekonomi di Jepang tamat tahun 1966.

Pada waktu menduduki kursi pelaksana gubernur terjadi polemik berkepanjangan berkaitan kebenaran ijazah dan asal usulnya berkaitan dengan sekolah yang dilalui dan sampai saat ini tidak dapat diselesaikan oleh Kepolisian Indonesia.

Dari pernikahannya dengan Vera Natari boru Tambunan, Rudolf memperoleh empat orang anak yakni Yohana Pardede (almarhumah), Beby Fedy Camelia Pardede, Salomo Tabah Ronal Pardede, dan Josua Andreas Pardede.

Baca Juga: Tingkatkan Konsumsi Daging Pemprov Sumut Tebar 250 Ekor Sapi Kurban Hingga Ke Pulau Nias

Rudolf adalah putra Tumpal D Pardede seorang wirausahawan Sumatra Utara yang mempunyai usaha di berbagai bidang seperti perhotelan dan tekstil. Ia adalah pemimpin kelompok usaha keluarga ini yang bernama Pardedetex.

Rudolf menggantikan Gubernur Sumatra Utara, Rizal Nurdin yang tewas karena pesawat yang ditumpanginya jatuh pada tanggal 5 September 2005. Sebelumnya ia adalah Wakil Gubernur Sumatra Utara.

Dari September 2005 hingga 8 Februari 2006 jabatannya adalah pelaksana harian Gubernur Sumatra Utara. Melalui Keputusan Presiden No. 27/2006, ia dikukuhkan sebagai gubernur.

Sejak 18 Juli 2003, ia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Polri atas kasus pemalsuan ijazah yang digunakannya saat mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

Baca Juga: Kapolres Belitung Timur Pimpin Hari Bhayangkara ke 77: Polisi Harus Netral Hadapi Pemilu 2024

Rudolf ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Sumatra Utara sesuai Keppres RI Nomor 27/ M Tahun 2006 tanggal 8 Februari 2006 tentang Pemberhentian Gubernur Sumatra Utara dan Pengangkatan Wakil Gubernur Sumatra Utara menjadi Gubernur Sumatra Utara.

Pendidikan Rudolf Pardede:
Pendidikan nonformal
Kursus manajemen di Inggris
Kursus manajemen di Jerman
Kursus Perantara Pedagang Efek di Amerika Serikat

Baca Juga: 3 Sapi Kurban Dari Prabowo Subianto Untuk Masyarakat Sumatera Utara

Riwayat Pekerjaan
Board of Directory TD Pardede Holding Company tahun 1968-1972
Ketua Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Sumatra Utara tahun 1969
Direktur Hotel Danau Toba International tahun 1972-1974
Direktur Pertekstilan TD Pardede tahun 1974-1976
Ketua Umum Kesebelasan Pardedetex tahun 1978-1980
Ketua Badan Pengawas Yayasan TD Pardede Fondation tahun 1992-1999
Presiden Komisaris PT Berkat Kasih Karunia (BKK) tahun 1992-1999
Presiden Komisaris Balai Hermina Jakarta tahun 1990-1999
Aktivis Partai Demokrasi Indonesia (PDI) tahun 1982-1999
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumatra Utara 2000-2005, 2005-2010

Baca Juga: PWI Sumut Rayakan Idul Adha 1444 Hijriah Sembelih 5 Ekor Hewan Kurban

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X