medan

Soal Aksi Begal, Anak Muda di Medan: Nyawa Dibalas Dengan Nyawa!

Kamis, 13 Juli 2023 | 14:45 WIB
Dua anak muda di Medan ikut berkomentar soal aksi yang sudah meresahkan warga. (Realitasonline.id/Kominfo Medan)

Medan - Realitasonline.id| Kalangan anak muda Medan mengharapkan aksi begal ini mendapat hukuman setimpal. Karena, para begal juga sangat sadis memperlakukan korbannya hingga korbannya meninggal dunia.

Tindakan yang kejam dan sadis para begal menimbulkan antipati di kalangan anak muda Medan. “Maunya gimana mereka buat, kek gitu jugalah yang mereka rasakan. Kalau bisa ya kan?” ujar Diana warga Kecamatan Helvetia, Rabu (12/7/2023) malam.

Hal senada juga disampaikan Juwita warga Kecamatan Medan Helvetia. Perempuan muda ini menginginkan agar para begal itu bisa merasakan penderitaan yang dirasakan korban maupun keluarga korban.

Baca Juga: Pijar Telkom Akselerasikan Digitalisasi Proses Belajar Generasi Muda

Bahkan keduanya juga menilai bila perlu begal itu ditembak mati. “Nyawa dibalas nyawa. Cuma ya balik lagi ke pemerintahnya,” ucap Juwita yang saat itu bersama Diana tengah menunggu jemputan keluarga di kawasan Jalan Sekip.

Selain itu, mereka berharap agar aparat lebih intens berpatroli dan mengantisipasi terjadinya pembegalan. Dan pemantauan itu dilakukan secara merata, jangan hanya di wilayah perkotaan, namun juga di pinggiran.

Senada dengan Diana dan Juwita, warga Kecamatan Medan Tembung Herfi juga mengharapkan agar aparat memaksimalkan patroli rutin untuk mempersempit ruang gerak para begal.

Baca Juga: Banyak Masalah pada Sistem Zonasi PPDB, Nadiem Makarim Siap Dipanggil DPR RI

Dia juga mendukung kerja sama antara kepolisian dan tentara dalam memberantas para begal.

“Semakin lama begal ini semakin meraja lela. Dulu mereka bergerak tengah malam, sekarang pagi pun berani, kadang siang pun berani. Berarti 'kan mereka merasa dirinya sudah super. Tak ada yang ditakuti lagi. Jadi kalau bisa, pihak polisi dan TNI bersama masyarakat mengatasi begal ini,” ungkapnya.

Kerja sama ini, lanjutnya, diperlukan untuk menciptakan situasi yang kondusif di Medan. Para begal ini, sebutnya, menyebarkan rasa takut ke tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga: Disdik Deli Serdang Sosialisasi DAK Non Fisik BOSP Tingkkatkan Pemahaman

Masyarakat jadi takut keluar rumah walau pun ada keperluan yang mendesak.

Herfi menyatakan setuju para begal ini ditembak di tempat. Kenapa ? Supaya mereka itu jera. Dengan cara seperti itu para berkurang.

Halaman:

Tags

Terkini