Realitasonline.id - Penelantaran diri sendiri (self abandonment) adalah pola pikir dan perilaku yang ditandai dengan pengabaian kebutuhan dan kesejahteraan emosional diri sendiri.
Orang yang mengalami self abandonment seringkali mengutamakan kebutuhan orang lain, mengabaikan batasan pribadi mereka, dan tidak memprioritaskan kebahagiaan dan kepuasan diri sendiri.
Baca Juga: The Unhealthy Guilt : Perasaan Bersalah yang Tidak Sehat
Ciri-ciri Perilaku Self Abandonment:
- Kesulitan Mengatakan Tidak
Orang dengan self abandonment seringkali kesulitan menolak permintaan orang lain, bahkan jika permintaan tersebut membebani mereka atau bertentangan dengan keinginan mereka sendiri. Mereka merasa takut mengecewakan orang lain atau dianggap egois jika menolak.
- Menunda Kebutuhan Diri Sendiri
Kebutuhan pribadi seperti istirahat, makan dengan teratur, olahraga, dan bersenang-senang seringkali terabaikan.
Orang dengan self abandonment memprioritaskan tugas dan tanggung jawab orang lain, sehingga kebutuhan mereka sendiri menjadi terbengkalai.
- Mengabaikan Batasan Pribadi
Orang dengan self abandonment seringkali tidak memiliki batasan pribadi yang jelas atau tidak mampu menegakkannya.
Mereka membiarkan orang lain memanfaatkan waktu, tenaga, dan emosi mereka, bahkan jika hal itu membuat mereka merasa tidak nyaman atau dimanfaatkan.
Baca Juga: Kupas Tuntas Crab Mentality: Mentalitas Kepiting yang Menghalangi Kemajuan
- Mengkritik Diri Sendiri secara Berlebihan
Mereka memiliki kecenderungan untuk mengkritik diri sendiri secara keras dan menyalahkan diri sendiri atas kesalahan yang terjadi.
Mereka tidak memaafkan diri sendiri dan terus menerus terjebak dalam perasaan bersalah dan tidak cukup baik.
- Kesulitan Mengidentifikasi dan Mengekspresikan Kebutuhan Emosional:
Orang dengan self abandonment seringkali tidak peka terhadap kebutuhan dan perasaan mereka sendiri.
Mereka kesulitan mengidentifikasi apa yang mereka rasakan dan kesulitan untuk mengkomunikasikan kebutuhan emosional mereka kepada orang lain.