realitasonline.id - Pada perdagangan hari ini. Selasa (6/2), pukul 08.21 WIB Bursa Asia dibuka menguat di pasar spot.
Di mana indeks Nikkei 225 melemah 0,63% ke 36.125,98. Berbeda, Hang Seng dibuka naik 0,20% ke 15.541,23.
Sementara itu, indeks Taiex naik 0,2% ke 18.096,07 dan indeks Kospi melemah 0,69% menjadi 2.573,33. Sejalan, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,85% ke 7.563,7.
Baca Juga: Bursa Asia Cenderung Melemah Setelah Federal Reserve Memberi Isyarat Turunkan Suku Bunga
Di sisi lain, FTSE Straits Times naik 0,19% ke 3.128,28. Sedangkan FTSE Malay melemah 0,12% menjadi 1.509,52.
hal ini membuat Bursa Asia sebagian melemah pada perdagangan pagi ini setelah terseret koreksi Wall Street di sesi sebelumnya.
Baca Juga: Bursa Asia Mayoritas Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga Federal Reserve
Selain itu, investor juga menanti keputusan suku bunga dari Reserve Bank of Australia (RBA).
Di mana, 29 ekonom yang disurvei oleh Reuters, dengan suara bulat memperkirakan RBA akan mempertahankan suku bunga di 4,35%.
Di Jepang, belanja rumah tangga turun lebih dari perkiraan pada bulan Desember, setelah turun 2,5% YoY dibandingkan dengan perkiraan ekonom sebesar 2,1% yang disurvei oleh Reuters.
Pendapatan bulanan rata-rata per rumah tangga di Jepang pada bulan Desember mencapai 1.099.805 yen, turun 4,4% secara nominal dan turun 7,2% secara riil dibandingkan tahun sebelumnya.
Bank of Japan (BOJ) mengatakan kenaikan upah yang berkelanjutan merupakan salah satu prasyarat untuk melonggarkan kebijakan moneter ultra-longgarnya.
Semalam di AS, ketiga indeks utama melemah karena imbal hasil US Treasury melonjak lebih tinggi di tengah kekhawatiran Federal Reserve mungkin tidak menurunkan suku bunga sebanyak yang diharapkan.