Realitasonline.id | Gumoh adalah hal yang sering terjadi pada bayi, terutama setelah menyusu. Gumoh merupakan keluarnya sedikit susu dari mulut bayi setelah menyusu.
Hal ini berbeda dengan muntah, di mana bayi mengeluarkan isi perutnya dengan kuat dan banyak.
Penyebab Gumoh pada Bayi:
Sistem pencernaan bayi masih belum sempurna: Otot sfingter yang menghubungkan kerongkongan dan lambung bayi masih lemah. Hal ini menyebabkan susu mudah kembali ke kerongkongan setelah bayi menyusu.
Baca Juga: Mudah dan Bergizi! Yuk Bunda Cobain Ini Dia 3 Rekomendasi Olahan Telur untuk Menu MPASI Si Kecil
Bayi menelan udara saat menyusu: Hal ini dapat terjadi karena posisi menyusui yang tidak tepat atau bayi terlalu terburu-buru saat menyusu.
Bayi terlalu banyak minum susu: Bayi yang minum susu terlalu banyak, terutama susu formula, lebih mudah gumoh.
Gumoh pada bayi umumnya normal dan tidak berbahaya. Berikut beberapa tanda bahwa gumoh pada bayi normal:
Baca Juga: Ayok Tingkatin Self Confidencemu!! Ini Dia 6 Cara Meningkatkan Rasa Kepercayaan Dirimu
- Jumlah gumoh sedikit, tidak lebih dari 2 sendok makan.
- Gumoh tidak terjadi setiap kali setelah menyusu.
- Bayi tidak rewel atau menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman.
- Bayi tumbuh dan berkembang dengan normal.
Namun, beberapa kondisi berikut perlu diwaspadai:
- Bayi gumoh lebih dari 2 sendok makan setiap kali setelah menyusu.
- Bayi sering gumoh, lebih dari 3 kali sehari.
- Bayi rewel dan menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman, seperti menangis, perut kembung, atau kolik.
- Bayi tidak mau menyusu atau mengalami kesulitan menelan.
- Bayi tidak tumbuh dan berkembang dengan normal.
Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak. Dokter akan memeriksa bayi dan menentukan penyebab gumoh. Dokter juga akan memberikan saran untuk mengatasi gumoh pada bayi.
Tips Mengatasi Gumoh pada Bayi:
- Pastikan posisi menyusui benar. Posisikan kepala bayi lebih tinggi daripada perutnya.
- Sendawakan bayi setelah menyusu. Tepuk punggung bayi dengan lembut selama 2-3 menit.
- Jangan berikan susu terlalu banyak kepada bayi. Berikan susu sesuai dengan kebutuhan bayi.
- Hindari memberikan susu formula terlalu kental.
- Jaga agar bayi tetap tegak setelah menyusu. Hindari membaringkan bayi segera setelah menyusu.
Baca Juga: Benarkah Comfort Nursing Bikin Bayi Manja? Yuk Simak Penjelasan dan Faktanya di Sini!