SVP Marketing Communication BSI Kemas Erwan Husainy menyampaikan sejalan dengan pertumbuhan pasar halal global, Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi muslim terbesar di dunia yaitu sekitar 240,62 juta jiwa memiliki potensi ekonomi dan keuangan syariah yang sangat besar. Potensi industri halal RI diperkirakan Rp1,95 triliun atau setara US$135 miliar.
Tidak hanya itu, pertumbuhan aset keuangan syariah Indonesia mencapai Rp2,45 triliun atau setara US$163 miliar (per Juni 2023) atau tumbuh 13,37 persen (yoy). Hal ini menunjukan pertumbuhan baik dari industri keuangan syariah di Indonesia.
Baca Juga: Nyari Cuan Sampai Lembur Terus? Yuk Simak Ternyata Ini Dia Dampak Lembur pada Kesehatan Mental Karyawan
Kemas menegaskan, saat ini BSI berfokus pada ekosistem Islami yang mencakup enam segmen utama yaitu ekosistem haji dan umrah, pondok pesantren, sekolah Islam, ZISWAF, masjid dan industri halal. Ekosistem Islami Indonesia sendiri ditopang oleh 438.280 lembaga/institusi.
Hingga Desember 2023, penyaluran pembiayaan BSI di sektor rantai pasok halal tercatat hampir Rp20 triliun, yang mencakup di subsektor makanan dan minuman halal, farmasi dan kosmetik halal, serta fesyen busana tertutup.
Baca Juga: Ini Dia Kaitan Antara Hormon dan Kesehatan Mental, Wajib Tahu Ternyata Saling Memiliki Pengaruh!!
“Potensi besar industri halal melatarbelakangi pemilihan tema “Connecting Halal Lifestyle with You”. Melalui acara ini, kami ingin menghadirkan akses dan menghubungkan para konsumen ke berbagai produk dan lifestyle halal," jelas Kemas.
"Tidak hanya itu, kami juga ingin menghubungkan merk/produk halal dengan calon mitra usaha serta mempersiapkan dan memberikan peluang bagi produk UKM untuk memasuki pasar internasional,” pungkasnya. (AL)