Realitasonline.id - Medan | Setelah jemaah haji selesai melakukan rangkaian haji yakni salah satunya melontar Jumaroh Aqobah, maka lanjutannya adalah tahallul.
Banyak jemaah haji laki-laki kebingungan untuk mencari tempat memangkas rambut atau membotaki (istilah medan), hal ini disebabkan tingginya biaya yang dikeluarkan apabila menggunakan jasa profesional atau tenaga musiman yang khusus untuk melayani pemesanan botak kepala.
Melihat situasi tersebut, atas inisiatif Pimpinan KBIHU Dhuyufurrahman KH. Akhyar Nasution setelah selesai pemangkasan untuk jemaah Haji kloter 25 Embarkasi Medan/ KNO maka ia mengajak tenaga profesional dadakan untuk membantu jemaah haji laki-laki yang membutuhkan bantuan dengan membuka layanan "Barber Shop” gratis, Minggu (16/6/2024).
Baca Juga: Prabowo Subianto Serahkan Hewan Kurban Sapi Limosin Seberat 1 Ton ke Mesjid Raya Al Mashun Medan
Seperti dilaporkan Humas PPIH Embarkasi Medan, menurut Ustadz Akhyar Nasution niat ini adalah tulus dan tanpa mengharapkan imbalan apapun apalagi ada empat alat yang dimiliki untuk membotaki kepala yang mau tahallul.
Bahkan Ustad Akhyar Nasution turut serta membotaki jamaah jaji yang membutuhkan jasa.
"Antusiasme jemaah laki-laki seketika riuh karena apa yang menjadi kesulitan mereka dapat terjawab," ujarnya.
Menurut salah seorang jamaah haji Ustad Ilyas Halim inisiatif kloter 25/Embarkasi Medan/ KNO sangat kreatif ditengah kebingungan jemaah dengan keterbatasan alat dan juga bisa menghemat pengeluaran.
"Kloter yang lain bisa juga melakukan hal seperti ini, karena selain membantu juga sebagai ladang amal ibadah yang berlipat ganda dalam suasana rangkaian ibadah Haji. Tenaga profesional dadakan pun merasa senang bisa membantu sesamanya yang membutuhkan," imbuhnya.