Realitasonline.id - Mina | Ahmad Gusmar Harahap, salah seorang jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 04 KNO memberikan apresiasi terhadap pelayanan dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama terhadap pelayaann kepada jemaah haji tahun ini.
Kepada Media Center Haji (MCH), Head Regional 1 PTPN IV Medan ini mengungkapkan sangat puas dan takjub dengan pelayanan petugas haji mulai dari Embarkasi Medan sampai mendarat di King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi melalui proses imigrasi, layanan selama Armuzna hingga sajian makanan yang menurutnya selalu enak.
"Jadwal yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi juga berjalan sesuai dengan yang direncanakan, seperti saat melontar jumroh yang berjalan dengan tertib dan lancar dimana jemaah haji khususnya jemaah haji Indonesia mematuhi jadwal tersebut", ungkapnya di Mina, Sabtu (16/6/2024).
Baca Juga: Rayakan Idul Adha, PGN Sembelih 382 Hewan Kurban dan Dibagikan ke Masyarakat
Terkait dengan menu makanan, Ahmad Gusmar mengaku puas dengan makanan katering yang di konsumsi setiap hari.
"Saya menilai pelayanan selama ini sudah sangat bagus. Makanan masih dalam keadaan hangat dan rasanya sesuai lidah. Menu dan rasa makanan yang disajikan telah sesuai dengan selera khas Nusantara,” tuturnya.
Dirilis dari Humas PPIH Embarkasi/ Debarkasi Medan Imam Khairi, Selasa (18/6/2024), Ahmad Gusmar merasa sangat puas atas pelayanan haji tahun ini. Ia merasa layanan haji tahun ini lebih baik dari tahun lalu.
Baca Juga: Libur Idul Adha, PGN Subholding Gas Pertamina Pastikan Keamanan Penyaluran Gas Bumi
Ia menambahkan, terkait adanya jemaah haji Indonesia yang melaksanakan haji dengan visa non-haji, termasuk visa ziarah dan umrah, Ia sangat menyayangkan hal tersebut.
“Komitmen pemerintah Arab Saudi sangat tegas menindak hal tersebut. Jemaah yang tidak memiliki visa haji tidak akan bisa masuk ke Arafah. Jemaah akan diperiksa saat akan memasuki bus menuju Arafah, setelah jemaah masuk bus akan disegel dan akan dibuka saat tiba di Arafah,” jelasnya.
Ahmad Gusmar juga mengapresiasi dengan adanya kartu Nusuk. Kartu pintar atau smart card ini diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi dan wajib selalu dibawa oleh jemaah saat menjalankan rangkaian ibadah haji.