The Girl Market Surabaya Day 2: Angkat Keunikan dan Kekuatan Perempuan Lewat Perasaan

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:08 WIB
Workshop membuat sabun dipercaya bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas perempuan di The Girl Market Surabaya. (Realitasonline.id/Dok)
Workshop membuat sabun dipercaya bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas perempuan di The Girl Market Surabaya. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id| Setelah keseruan The Girl Market Surabaya di hari pertama, acara kolaborasi antara Rahasia Gadis dan RANS Entertainment ini kembali hadir di hari kedua dengan penuh kejutan yang luar biasa.

Didukung oleh Indomie, Indomilk, dan Chitato, The Girl Market Surabaya hari kedua ini membawa pesan untuk perempuan-perempuan Indonesia supaya bisa merayakan keunikan dan kekuatan melalui perasaan yang dimiliki.

Rangkaian acara yang dimulai dari workshop Smelling Good, Feeling Great: A Bubble Party dipandu oleh @necerel.id dan diikuti oleh para peserta yang terdiri dari Komunitas Rahasia Gadis untuk membuat sabun secara alami.

Baca Juga: Program Pengusaha Muda BRILiaN 2024 BRI Tumbuhkan Semangat Entrepreneurship Generasi Muda

Workshop membuat sabun ini dipercaya bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas perempuan melalui selera masing-masing dalam hal aroma dan kecintaannya pada wewangian.

Setelah acara Workshop, acara kembali dilanjutkan dengan talkshow yang bertemakan Fulfilling A Women's Emotional Needs, dan menggandeng influencer Surabaya untuk berbagai tips dan pengalamannya masing-masing.

Talkshow inspiratif bersama Naomi Nathanias dan Vennesa Krisma membahas tentang pentingnya memenuhi kebutuhan emosional perempuan.

Keduanya berbagi pengalaman dan tips untuk mengatasi berbagai permasalahan emosional yang sering dialami perempuan, seperti sakit hati dan trauma.

Baca Juga: Kaya Protein dan Omega 3, Ini 5 Manfaat Makan Ikan Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh Manusia untuk Jantung dan Otak

"Menyakiti kita akan selalu ada, dia akan tetep ada. Biasanya yang nggak bisa kita ikhlasin itu adalah yang bikin trauma ya, itu yaudah menghindari komunikasi aja," saran Naomi Nathanias.

Menurut Naomi Nathanias untuk meminimalisir rasa sakit hati dan sedih karena dikecewakan oleh seseorang, lebih baik putuskan untuk cut off atau tinggalkan saja orang tersebut, selain itu, bila diperlukan kamu bisa menghindari komunikasi dengan orang yang menyakiti kamu.

Vennesa Krisma menambahkan jangan terlalu fokus pada kesedihan. Karena kalau kita fokus, kita akan terus ingat. Padahal yang menyakiti kita sudah lupa.

Hal ini berbeda dengan Vennesa Krisma yang memilih untuk tetap berjalan dengan apa yang ada, namun mengalihkan fokus pada yang lebih positif.

Pasalnya, jika kamu terus-menerus fokus pada apa yang menyakiti kamu, maka kamu tidak akan bisa melangkah maju.

"Kita bakal inget terus (sama yang nyakitin kita), stres sendiri padahal yang menyakiti kita udah lupa, Yang rugi siapa? Diri sendirikan!" tutup Vennesa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X