Kisah Polisi di Purbalingga Bangun Pesantren untuk Anak-anak, Kini Miliki Puluhan Santri

photo author
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 18:53 WIB
Aipda Agus Miswanto, Polisi di Purbalingga bersama anak-anak santri di pesantrennya. (Realitasonline.id/Dok)
Aipda Agus Miswanto, Polisi di Purbalingga bersama anak-anak santri di pesantrennya. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Purbalingga | Sosok Aipda Agus Miswanto, seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Purbalingga menjadi inspirasi banyak orang.

Dengan dedikasi dan kepeduliannya di bidang keagamaan serta kemasyarakatan, ia mendirikan pesantren untuk anak-anak dan ibu-ibu di lingkungan sekitarnya.

Setiap sore, selepas berdinas, Aipda Agus langsung meluangkan waktu untuk menemui para santri di pesantrennya, yang terletak di dekat rumahnya di Desa Brobrot Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga.

Baca Juga: Inilah Sejumlah Perwira Polda Sumut yang Alami Mutasi, Pejabat di Polrestabes Medan Banyak Digeser

Di sana, ia memberikan pelajaran agama kepada anak-anak, mengajari mereka membaca huruf hijaiyah, menghafal surat-surat pendek, serta doa sehari-hari.

Tak hanya itu, ia juga membimbing anak-anak dalam memahami gerakan shalat yang benar.

Setelah anak-anak selesai belajar, giliran ibu-ibu di sekitar rumahnya yang dia ajari membaca Al-Qur'an.

Menggunakan metode Yanbua, Aipda Agus dengan sabar membimbing mereka hingga menjelang waktu Maghrib.

Baca Juga: Terkesan Lemahnya Kinerja KPLP, Lapas Kelas II B Kutacane Bebas Gunakan Handphone Hingga Terindikasi Peredaran Narkoba

Dalam wawancara pada Sabtu (25/1/2025), Aipda Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini telah ia jalani sejak tahun 2016.

Awalnya, ia merintis sebuah Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di lingkungan rumahnya dengan hanya 10 santri.

Namun, seiring waktu, jumlah santri terus bertambah, bahkan ibu-ibu juga ikut bergabung untuk belajar mengaji.

“Awalnya hanya beberapa anak. Lama-lama banyak yang tertarik. Bahkan ibu-ibu di sekitar rumah pun ingin belajar,” ujarnya.

Melihat perkembangan santrinya, pada tahun 2022, orang tua Aipda Agus memutuskan untuk mewakafkan sebidang tanah di samping rumahnya.

Di atas tanah itu, Aipda Agus membangun sebuah musala kecil yang kemudian berkembang menjadi Yayasan dan Pondok Pesantren Daruttaqwa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X