Polres Rembang Gelar Apel Pagi Tandai Mulainya Operasi Keselamatan Candi 2025

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Senin, 10 Februari 2025 | 11:39 WIB
Kapolres Rembang tinjau pasukan apel pagi. Foto kiriman dari humas Polres Rembang (realitasonline.id / SUP)
Kapolres Rembang tinjau pasukan apel pagi. Foto kiriman dari humas Polres Rembang (realitasonline.id / SUP)

Realitasonline.id - REMBANG l Polres Rembang gelar Operasi Keselamatan Candi 2025 selama 14 hari mulai tanggal 10 sampai 23 Februari.

Operasi tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Rembang AKBP Dhanang Bagus Anggoro, Senin Pagi (10/2/2025).

Apel dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Rembang serta diikuti TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP.

Baca Juga: Polemik Pemberitaan di Lampung Utara, Pentingnya Etika dan Hak Jawab dalam Jurnalistik

Polri diberi tugas untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Hal ini merupakan permasalahan yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh fungsi lalu lintas sendiri melainkan perlunya sinergitas semua stakeholder.

Dalam rangka mewujudkan cipta kondisi Kamseltibcarlantas menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2025, Sekaligus untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya.

Baca Juga: Usaha Sepatu Lokal Asal Malang Sukses Go Blobal Ekspor ke 8 Negara jadi Bukti Nyata Keberpihakan BRI terhadap UMKM Indonesia

Polri telah menetapkan kalender operasi keselamatan lalu lintas yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Operasi Keselamatan Candi 2025 mengedepankan giat preemtif, preventif disertai penegakan hukum dengan humanis dan edukatif.

Kapolres Rembang AKBP Dhanang Bagus Anggoro, S.I.K.,M.H. mengungkapkan, Polri telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara taktis, teknis, dan strategis agar dapat merubah mindset masyarakat menjadi sadar dan taat aturan lalulintas.

“Dengan harapan kerjasama TNI, Polri, Pemerintah dan masyarakat sudah terjalin baik, tentunya mampu menciptakan Kamseltibcarlantas dengan sendirinya, sehingga potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” ungkapnya.

Baca Juga: Jadi Anak Buah Kesayangan Presiden Prabowo, Intip Mobil Toyota Jeep Land Cruiser HDTP Milik Seskab Mayor Teddy, Harta Kekayaannya Bikin Alis Berkerut

Dalam operasi keselamatan berlalu lintas ini, para pelanggar lalu lintas akan dikenakan tindakan langsung atau tilang elektronik maupun mobile.

“Kita terapkan Tilang melalui ETLE statis, mobile dan tangkap tangan,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X