“ Hari Bakti Imigrasi harus menjadi titik evaluasi dan penguatan pelayanan. Jajaran imigrasi dituntut untuk terus menghadirkan layanan yang profesional, responsif, berintegritas dan akuntabel agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam urusan keimigrasian, ” tegas Agus Andrianto.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga menyampaikan sejumlah langkah strategis penguatan layanan, di antaranya peresmian 18 kantor imigrasi baru serta penerapan paspor elektronik secara penuh di seluruh Indonesia.
Pada rangkaian acara tersebut, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi juga turut menyaksikan secara langsung penandatanganan prasasti Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Padangsidimpuan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Penandatanganan prasasti tersebut menjadi simbol penguatan dan perluasan layanan keimigrasian di daerah.(RI)