Pemasangan aksesori atau modifikasi yang tidak disetujui oleh pabrik biasanya membatalkan garansi. Misalnya, menambahkan sistem audio aftermarket, modifikasi mesin, atau mengganti suspensi dengan komponen non-original dapat menyebabkan garansi mobil tidak berlaku. Hal ini terjadi karena modifikasi tersebut dapat mempengaruhi kinerja dan integritas sistem mobil, serta meningkatkan risiko kerusakan.
5. Kerusakan Akibat Keausan Normal
Mobil baru tentunya mengalami keausan seiring waktu, tetapi kerusakan akibat keausan normal tidak akan dijamin. Misalnya, cat yang memudar, interior yang aus, atau komponen lainnya yang rusak akibat pemakaian jangka panjang biasanya tidak termasuk dalam garansi. Pabrik akan menjamin kualitas kendaraan, tetapi tidak untuk kerusakan yang terjadi akibat penggunaan jangka panjang.
6. Kerusakan Sistem Kelistrikan Akibat Overload
Sistem kelistrikan pada mobil, seperti aki dan kabel, dapat rusak akibat penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan atau tidak sesuai standar. Misalnya, memasang perangkat listrik yang menarik daya berlebihan dari sistem mobil bisa menyebabkan kerusakan pada sistem kelistrikan yang tidak akan dijamin oleh garansi pabrik.
Meskipun garansi mobil baru memberikan perlindungan terhadap banyak masalah, pemilik mobil tetap perlu mengetahui batasan-batasan garansi tersebut. Sebaiknya selalu membaca dengan seksama syarat dan ketentuan garansi untuk menghindari kebingungan dan memastikan mobil Anda tetap dalam jaminan pabrik selama periode yang berlaku. (KN)