Fakta Tersembunyi di Balik Turbo Lag, Kenapa Akselerasi Mobil Kadang Terasa Lemot Meski Sudah Pakai Turbocharger

photo author
Efendi Wijaya, Realitas Online
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 13:27 WIB
Turbo lag terjadi ketika ada jeda waktu antara injakan pedal gas dengan respon tenaga dari turbocharger. Hal ini karena turbin butuh waktu memutar kompresor. Gas buang harus terkumpul dulu sebelum menghasilkan boost. Saat putaran mesin rendah, aliran gas buang lemah. Inilah yang membuat turbo tidak  (Realitasonline.id/Pexels)
Turbo lag terjadi ketika ada jeda waktu antara injakan pedal gas dengan respon tenaga dari turbocharger. Hal ini karena turbin butuh waktu memutar kompresor. Gas buang harus terkumpul dulu sebelum menghasilkan boost. Saat putaran mesin rendah, aliran gas buang lemah. Inilah yang membuat turbo tidak (Realitasonline.id/Pexels)

Realitasonline.id | Turbo lag terjadi ketika ada jeda waktu antara injakan pedal gas dengan respon tenaga dari turbocharger.

Hal ini karena turbin butuh waktu memutar kompresor. Gas buang harus terkumpul dulu sebelum menghasilkan boost.

Saat putaran mesin rendah, aliran gas buang lemah. Inilah yang membuat turbo tidak langsung aktif memberi tenaga.

Baca Juga: Rahasia Cara Kerja Turbocharger yang Membuat Mesin Kecil Bisa Secepat Mesin Besar, Teknologi Pintar di Balik Tenaga Ekstra

Baru ketika rpm naik, turbin berputar cepat dan tenaga tambahan muncul. Inilah momen turbo terasa bekerja.

Produsen mesin modern mulai mengurangi turbo lag dengan twin turbo, turbo kecil-besar, hingga turbo elektrik.

Namun tetap saja, turbo lag jadi bagian alami dari karakter mesin berturbo yang sering bikin bingung pemilik baru (EF).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Efendi Wijaya

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X