sumut

Hadiri Pra Musrenbang RKPD, Walikota Siantar Sampaikan 126 Usulan

Rabu, 17 Januari 2024 | 06:15 WIB
Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri Pra Musrenbang RKPD Provinsi Sumut Zona Dataran Tinggi Tahun 2025 (Realitasonline.id/RH)

Realitasonline.id - Siantar | Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA menghadiri Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Sumut Zona Dataran Tinggi Tahun 2025. Pra Musrenbang dibuka di Hotel Sibayak International, Kabupaten Karo, Selasa (16/01/2023) dan berlangsung hingga Rabu (17/01/2023).

Tahun 2023 kata Susanti merupakan tahun perencanaan pertama kepemimpinannya sebagai Wali Kota Pematang Siantar. Capaian indikator makro yang telah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Pematang Siantar berhasil naik peringkat dari predikat Tinggi menjadi Sangat Tinggi pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 80,46 poin di tahun 2023, lebih tinggi dari tahun 2022.

Angka kemiskinan menjadi 7,24 pada tahun 2023. Untuk tingkat pengangguran terbuka Kota Pematang Siantar juga berhasil keluar dari peringkat pertama sebagai daerah yang paling tinggi tingkat penganggurannya se- Sumatera Utara pada tahun 2022, yaitu 9,36 persen menjadi 8,62 persen di tahun 2023.

Baca Juga: Parlemen Pelajar Batch 3, Baskami Sosialisasikan Pemilu 2024 Kepada Siswa SMA Pemilih Pemula

Dalam penyusunan rencana kerja tahun 2025, lanjut dr Susanti, Kota Pematang Siantar tetap berkomitmen penuh mendukung pencapaian akselerasi peningkatan kualitas pembangunan Sumut di tahun 2025, yang selaras dengan prioritas Kota Pematang Siantar. Disusun demi mewujudkan Pematang Siantar yang Sehat, Sejahtera dan Berkualitas.

Selain itu, dr Susanti menyampaikan Pemko Siantar akan mendukung kegiatan strategis daerah Provinsi Sumut tahun 2025, yakni pembiayaan kontribusi iuran PBI JKN dan PBI Provinsi; pelatihan dan bantuan peralatan bagi UMKM; pelatihan klaster kompetensi bagi pencari kerja; penyusunan detail engineering design (DED) pemukiman kumuh; perbaikan rumah tidak layak huni; rehabilitasi jalan; dan pembangunan irigasi.

dr Susanti berharap 126 usulan yang disampaikan mendapat perhatian Pj Gubernur Sumut dan dapat ditampung dalam RKPD serta APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2025.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumut Hassanudin dalam sambutannya mengaku sangat bahagia atas terlaksananya Pra Musrenbang RKPD Zona Dataran Tinggi Tahun 2025.

Baca Juga: Ingat, Usia Tak Selamanya Sama: Ini 5 Tipe Orang Menjalani Usia Muda, Emang Boleh Hanya Menikmati Hidup Saja?

Hasanuddin memaparkan data indikator makro Sumut mulai pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, dan IPM.

Dalam upaya pengembangan potensi Provinsi Sumut, Hassanudin menekankan pada SDM yang berkualitas, kelembagaan ekonomi masyarakat yang kuat, sarana dan prasarana produksi, serta infrastruktur konektivitas dan aksebilitas yang memadai harus ditingkatkan.

"Berbagai proyek strategi nasional yang terus dikembangkan seperti jalur lintas timur Trans Sumatera, dan jalan tol Medan hingga Danau Toba, tentunya kita harapkan dapat meningkatkan perekenomian masyarakat di Sumatera Utara, khususnya di kawasan dataran tinggi. Kita harus bisa mengambil manfaat itu," tuturnya.

Baca Juga: Mengungkap 5 Karakter Wanita Dilihat dari Pakaian yang Ia Kenakan, Kalo Kamu Suka Pakaian Feminin atau Kasual?

Pra Musrenbang dinilai sangat penting untuk menyatukan seluruh perencanaan daerah agar terbangun integrasi antara perencanaan nasional, provinsi, dan perencanaan kabupaten/kota.

Zona Dataran Tinggi Sumut meliputi Kota Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, dan Kabupaten Pakpak Bharat. (RH)

Halaman:

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB