Realitasonline.id - Deli Serdang | Masyarakat Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang pantas berbangga hati karena akan segera memiliki satu Masjid Raya megah. Cepatnya harapan tersebut terwujud tak diperhitungkan sebelumnya, pasalnya hanya dalam tempo 2 tahun 3 bulan sejak peletakan batu pertama pembangunan sudah memasuki tahap pengecoran dudukan kubah utama masjid.
Masjid Raya Nurul Iman yang terletak di Dusun 3 Jalan Besar Medan Batang Kuis memiliki basement serta dibangun dengan 2 lantai ini sudah memasuki tahap ke 9 pembangunannya. Ditopang dengan semangat tinggi yang dilakukan panitia dan semua pihak memancing respon Pj Kepala Desa (Kades) Sei Rotan Suwarman atas nama masyarakat untuk berbangga hati atas proses pembangunannya yang tergolong cepat.
"Kami mengapresiasi dengan kegigihan panitia mengumpulkan dana sedikit demi sedikit membangun yang dari awal tanpa ada anggaran," sebut Pj Kades Suwarman didampingi Ketua BPD Irwansyah dan Kadus Fadli Iskandar saat menghadiri syukuran atas dimulainya pengecoran dudukan kubah utama Masjid Raya Nurul Iman, Sabtu (3/8/2024).
Suwarman bilang, terus mendukung dan berkat semangat jajaran panitia, sangat bangga kepada semua pihak mampu mencari dana talangan sehingga proses pembangunannya berjalan lancar.
"Selain mendukung, kita tetap berusaha menghimbau masyarakat akan selalu memperhatikan pembangunannya agar cepat selesai. Kalau ada rezeki dapat menyisihkan. Disamping itu dengan masuknya Tahun Baru Islam 1446 H diharapkan amal kita harus lebih baik lagi," imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Raya Nurul Iman Ir.Saroji melalui Sekretaris Budi Siswoyo memaparkan, bahwa secara berkala melaporkan kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan jamaah serta Pemerintah Desa Sei Rotan setiap tahap proses pembangunannya.
"Saat ini kami menyampaikan, memasuki tahap ke-9 akan melaksanakan kesiapan dalam rangka pengecoran dudukan kubah utama Masjid Nurul Iman. Kegiatan ini memerlukan dana yang besar. Butuh 800 set kapolding (penyanggah) dudukan kubahnya. Dengan biaya sewa 1 unit 1000 rupiah perhari, paling tidak butuh 1 juta rupiah dalam satu harinya," paparnya.
Dikatakannya, adapun dana pembangunan yang potensial bersumber dari sedekah subuh masyarakat 1000 rupiah per minggu, bisa terkumpul 6 juta rupiah dengan 1000 kotak impak yang disediakan. Ditambah lagi dari infak di jalan raya.
"Alhamdulillah dengan adanya swadaya masyarakat dan kalau ini tetap berjalan, insyaAllah pembangunan dari tahap ke tahap akan berjalan lancar. Kalau dari pemerintah ada dari Telkom Rp 8 juta, PTPN II Rp 20 juta, dan Kantor Gubsu Rp 200 juta. Ditambah lagi adanya dana talangan Rp 600 juta," kata Budi Siswoyo.