Sementara Konsultan Pembangunan Masjid Raya Nurul Iman Bambang Joko Suryo mengungkapkan, pembangunan di tahap ke-9 menggunakan konstruksi dudukan kubah utama yang memerlukan pembiayaan lebih besar dibanding pembangunan dibawah sebab mengandalkan perancah (tiang sokongan). Dan untuk selesai pengecoran ini sebutnya, diperkirakan memakan waktu 3 bulan kedepan.
"Bangunan Masjid ini memiliki 2 buah tangga induk dan tangga disetiap sudut menara. Dilengkapi 2 buah fasilitas lift untuk memudahkan bagi disabilitas dan lansia yang ingin beribadah. Diameter dudukan kubah utama memiliki panjang 15 meter. Diperkirakan masjid Raya ini dapat menampung sekitar 2.500 jemaah. Lantai I bisa diisiI 1.500 jemaah sedangkan lantai II menampung 1000 jemaah," ungkapnya.
Didampingi Ketua BKM Nurul Iman Alimuh Hadi dan Kepala Tukang yang juga anggota BPD Mardi Wijaya, Bambang Joko Suryo menyebutkan pembangunan pisik sudah mencapai 50 persen dengan menghabiskan dana lebih kurang 3 miliar rupiah diluar bahan bangunan lainnya, seperti pasir, semen, batu bata dan lainnya, ini merupakan infak langsung dari masyarakat.
"Mesjid Raya Nurul Iman berdiri dengan 2 lantai dan basement di tanah seluas 1000 M2 dengan ukuran bangunan 32x32,5 Meter. Untuk ruang basement selain digunakan sebagai area parkir, dapat juga digunakan tempat istirahat dengan penyedian 12 kamar, aula, ruang rapat dan bisa menampung tamu wisatawan religi," ungkapnya.(IW)