sumut

Warga Batubara Akan Gelar Aksi Demo ke PT Inalum, Tuding Pengusaha Lokal Terpinggirkan

Selasa, 4 November 2025 | 08:20 WIB
Kantor Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung (Realitasonline.id/zul)

realitasonline.id - Batubara l Ratusan warga Kabupaten Batubara berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), Kuala Tanjung, Rabu besok (5/11/2025) protes ketidakadilan.

Aksi unjuk rasa tersebut akan digelar sebagai bentuk protes atas dugaan ketidakadilan terhadap pengusaha lokal dan sejumlah persoalan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Koordinator aksi Flora Sitanggang menyebutkan, salah satu tuntutan utama massa, penolakan terhadap keterlibatan perusahaan luar daerah, yang dinilai menyingkirkan peran pengusaha lokal, bahkan pihak manajemen PT Inalum diduga melakukan adu domba antara perusahaan anak daerah dengan anak perusahaan PT Inalum sendiri PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (PT SMLI).

Baca Juga: Unjuk Rasa Massa HMI di DPRD Medan Sampaikan 5 Tuntutan, Hapus Tunjangan Mewah dan Usut Dugaan Korupsi Anggota Dewan

“PT SMLI itu seharusnya hanya menangani limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), bukan mengambil sisa besi bekas pakai yang seharusnya menjadi hak pengusaha anak daerah,” tegas Flora, Senin (3/11/2025).

Selain persoalan kemitraan usaha, massa juga menuntut kejelasan perjanjian pemeliharaan tusted jaringan transmisi PT Inalum, yang melintasi lahan masyarakat di Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti dugaan pencemaran lingkungan akibat penimbunan limbah karbon (anoda dan katoda) oleh PT Inalum. Aktivitas tersebut telah mencemari air dan menyebabkan matinya habitat biota laut di sekitar area pembuangan limbah.

Baca Juga: Kodam I/Bukit Barisan Salurkan 2,5 Ton Beras setiap Hari untuk Warga Terdampak Unjuk Rasa

“Sekarang nelayan sulit sekali dapat ikan di bibir pantai. Harus melaut lebih jauh baru bisa mendapatkan hasil tangkapan,” ujar Flora menambahkan.

Dalam tuntutannya, warga juga meminta sejumlah pejabat di lingkungan PT Inalum seperti Jevi Amri, Joko Susilo, dan Rafiki Komany dicopot dari jabatannya, karena dinilai gagal menjaga kemitraan yang sehat dan merata dengan pengusaha lokal.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Staf Humas PT Inalum, Muhammad Yani, serta Plt Kepala Grup Komersial dan Manajemen Rantai Pasok, Jevi Amri, belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga: Polresta Deli Serdang Gelar Patroli Skala Besar Setelah Aksi Unjuk rasa

Aksi demonstrasi yang direncanakan tersebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan nelayan dan tokoh masyarakat dari beberapa desa di Kecamatan Sei Suka dan sekitarnya.(zul)

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB