sumut

Serius Bangun Industri Dalam Negeri, INALUM Geber Proyek Hilirisasi Aluminium Rp104 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 | 08:28 WIB
smelter mempawah, Kalimantan Barat

Realitasonline.id — Batu Bara | INALUM resmi memulai pembangunan fasilitas terpadu bauksit–alumina–aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Groundbreaking dilakukan pada Kamis, (19/2/2026) sebagai langkah nyata memperkuat hilirisasi aluminium nasional.

Proyek ini masuk dalam Program Strategis Nasional dengan nilai investasi mencapai Rp104,55 triliun atau setara USD 6,23 miliar. INALUM bersama Grup MIND ID menegaskan komitmennya mendukung kebijakan hilirisasi mineral sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut hilirisasi aluminium bukan sekadar proyek industri. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi tawar Indonesia dalam komoditas aluminium global.

 

Baca Juga: Aduan Masyarakat Meningkat di Media Sosial, Begini Cara ATR BPN Mengatasinya

 

Ia menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada aluminium pada 2030. Karena itu, percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi prioritas untuk menekan impor dan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir.

Fasilitas di Mempawah mencakup Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun dan Smelter Aluminium berkapasitas 600.000 ton per tahun. Seluruh produksi aluminium diprioritaskan untuk kebutuhan domestik.

Dengan tambahan ini, total kapasitas produksi aluminium INALUM diproyeksikan mencapai sekitar 900.000 ton per tahun, termasuk dari Smelter Kuala Tanjung di Kabupaten Batu Bara. Sementara itu, kapasitas produksi alumina nasional meningkat menjadi 2 juta ton per tahun.

Pasokan bijih bauksit akan berasal dari wilayah pertambangan ANTAM di Mempawah dan Landak. Untuk kebutuhan energi, Smelter Aluminium kedua akan mendapat dukungan listrik dari PT Bukit Asam Tbk.

 

Baca Juga: Peran Akademisi Minim hadapi Persoalan Nyata di Masyarakat, Ini Pesan Rektor USU kepada 1.843 Wisudawan baru Dilantik

 

INALUM memperkirakan proyek hilirisasi aluminium ini dapat meningkatkan PDB hingga Rp71,8 triliun per tahun. Penerimaan negara pun diproyeksikan bertambah sekitar Rp6,6 triliun per tahun.

Halaman:

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB