Realitasonline.id - Humbahas | Kondisi jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan tanah longsor yang sebelumnya mengakibatkan terganggunya akses jalan masyarakat, kini ditalangi dengan menghadirkan jembatan armco-bailey sebagai solusi untuk memulihkan konektivitas di wilayah terdampak.
"Penanganan ini merupakan kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Diperkirakan jembatan sudah dapat kembali dilalui masyarakat paling lambat bulan Mei 2026,” kata Oloan P Nababan, Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), saat meninjau langsung kondisi Jembatan rusak akibat bencana di Desa Panggugunan dan pembangunan jembatan armco-bailey, di Kecamatan Pakkat, Selasa (14/4/2026).
Oloan juga apresiasi dan terim menyampaikana kasih kepada pihak TNI serta seluruh pihak yang telah mendukung percepatan penanganan pascabencana di wilayah tersebut. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi agar seluruh proses berjalan lancar dan tepat sasaran.
Baca Juga: Bupati Bireuen Serahkan Santunan untuk 45 Ahli Waris Korban Bencana Banjir dan Longsor
“Dengan adanya penanganan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah dapat segera pulih sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat kembali berjalan normal,” tukasnya.
Dilapangan, kondisi jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor itu mengakibatkan terganggunya akses jalan masyarakat. Sebagai langkah konkret, Pemkab mendatangkan jembatan armco-bailey sebagai solusi untuk memulihkan konektivitas di wilayah terdampak. “Jembatan tersebut akan segera dipasang di lokasi jembatan yang rusak,” pungkasnya.
Turut mendampingi bupati, Sekda Chiristison R. Marbun, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Perekonomian dan Pembangunan Parman Lumban Gaol, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kadis PUTR Renward Marpaung, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Ka. Satpol PP Andi Sihombing, Para Kabag dan lainnya. (TAN)