sumut

Dinas P2KB Labuhanbatu Gelar Pencanangan Bakti Sosial IBI KB Kes

Jumat, 23 Juni 2023 | 15:39 WIB
Pemukulan gong pencanganan Bakti Sosial IBI KB Kesehatan Kabupaten Labuhanba (Realitasonline.id /RS)


Labuhanbatu - Realitasonline.id | Dinas P2KB (Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Labuhanbatu, gelar Pencanangan Bakti Sosial IBI KB Kes (Ikatan Bidan Indonesia-KB-Kesehatan) Kabupaten Labuhanbatu 2023.

Pencanangan tersebut dilakukan Asisten I Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Drs. Ritonga mewakili bupati, di Ruang Data Karya, Kamis (22/06/2023) 

Sarimpunan mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang hadir atas dukungan dan komitmen telah terbangun selama ini terhadap program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Program Bangga Kencana merupakan upaya untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk agar tumbuh seimbang hal ini perlu dilakukan mengingat daya dukung dan daya tampung sumber daya alam yang semakin terbatas.

Baca Juga: Petani Labuhnbatu Utara Sampaikan Keluhan Kepada Presiden RI Joko Widodo: Lahan Kami Dicaplok!

Dia menyebutkan, pencanangan Bakti Sosial IBI-KB-Kesehatan merupakan kegiatan strategis, dalam penguatan dan percepatan pencapaian sasaran program bangga kencana dan kesehatan, melalui peran komitmen serta partisipasi aktif, mitra kerja organisasi profesi IBI Kabupaten Labuhanbatu.

“Pada kesempatan ini saya meminta kepada para Bidan hendaknya memberikan pelayanan yang profesional sehingga upaya yang dilakukan dapat menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir diawali dengan memberikan pelayanan KB dalam Percepatan penurunan dan mencegah stunting di Kabupaten Labuhanbatu,” ucapnya.

Sarimpunan mengatakan, pemerintah daerah melalui Dinas P2KB, Dinas kesehatan dan OPD terkait lainnya, melakukan berbagai upaya mewujudkan program bangga Kencana di seluruh desa di Kabupaten Labuhanbatu, akan ditetapkan menjadi Kampung keluarga berkualitas dengan surat keputusan Bupati 12 Juni 2023 guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga: Alamak! 34 Puskesmas dan RSUD Di Deli Serdang Simpan Ribuan Kilogram Obat Kadaluarsa

“Pengembangan Kampung KB di Labuhanbatu, dari 25 menjadi 80 dapat mengurai permasalahan dihadapi masyarakat, Pemerintah daerah melalui OPD terkait, akan terus berupaya melakukan berbagai intervensi. Untuk itu, mari bekerja sama dan sama-sama bekerja demi terwujudnya masyarakat sejahtera,” jelasnya.

Kadis P2KB Labuhanbatu Mahrani mengatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi persoalan pembangunan keluarga, harus menjadi isu prioritas dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting. Keberhasilan pembangunan kesehatan, dapat dilihat dari berbagai indikator untuk memantau derajat kesehatan, sekaligus sebagai evaluasi keberhasilan pelaksanaan program. Beberapa indikator untuk menilai derajat kesehatan tersebut yaitu mortalitas, status gizi, dan morbiditas.

Baca Juga: Okupasi 75,54 Hektar Lahan HGU Di Deli Serdang Rampung: PTPN 2 Tanami Sawit Penggarap Dapat Tali Asih

Mahrani menambahkan, Bidan berperan untuk mengetahui memahami dan terampil dalam mengatasi permasalahan stunting untuk melahirkan generasi bebas stunting di kemudian hari. Para remaja putri atau calon pengantin harus memiliki gizi baik sehingga pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan periode kritis tidak terjadi stunting pada anak baduta.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pemberian Hadiah Apresiasi Pencatatan dan Pelaporan Pelayanan KB di Aplikasi Newsiga kepada Puskesmas Sigambal, Puskesmas Kota Rantauprapat, dan Puskesmas Bilah Barat. Dilanjutkan dengan Pemberian KIA, KK, dan Akte oleh Disdukcapil. Pemberian PMT kepada Ibu Hamil dan PIL Tambah darah kepada Remaja Putri oleh Dnas Kesehatan. (RS)

Tags

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB