Realitasonline.id - Langsa | Upaya pemerintah memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan menghadirkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Kini dapat dirasakan manfaatnya untuk seluruh lapisan masyarakat, usia muda dan tua di seluruh wilayah Indonesia.
Tidaklah berlebihan, bila media Realitasonline mengungkapkan pada Rabu (4/12/2024/) bahwa manfaat Program JKN ini telah dirasakan langsung oleh Melisa Nina Karolina Sembai (20 tahun).
Baca Juga: Pelantikan PWRI Periode 2024-2029 Minta Tegak Lurus Dukung Program Pemkab Asahan
Melisa Nina Karolina Sembai, mahasiswa asal Papua yang saat ini tercatat sebagai mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Samudera Kota Langsa.
Dikatakan Melisa, salah satu manfaat paling besar yang dirasakannya yakni benar-benar terbantu dengan adanya program JKN.
"Saya sudah dua tahun kuliah di Kota Langsa. Sebagai seorang perantau berasal dari daerah paling timur Indonesia, kini benar-benar terbantu dengan adanya Program JKN," sebutnya.
Meskipun jauh dari keluarga, dirinya tidak perlu khawatir lagi jika mengalami masalah kesehatan.
Baca Juga: Review Mobil Listrik BYD Asal China, Inovasi dan Kualitas di Era Kendaraan Listrik
"Saya bisa mengakses layanan kesehatan di manapun saja saya berada, tanpa harus memikirkan biaya yang memberatkan. Program ini memberikan rasa aman, terutama ketika saya jauh dari orang tua seperti saat ini,” ujar Melisa.
Apalagi saat ini Melisa juga merasakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan, sangat berguna bagi dirinya adalah aplikasi Mobile JKN.
Dengan adanya Aplikasi ini telah memudahkan Melisa untuk mengakses berbagai layanan kesehatan, termasuk salah satunya kemampuan untuk memindahkan Fasilitas Kesehatan (faskes), sesuai dengan daerah domisilinya (tempat menempuh pendidikan).
“Karena saya adalah mahasiswa perantau dan tinggal jauh dari keluarga, saya sangat terbantu dengan aplikasi Mobile JKN," sebutnya.
Fitur yang tersedia di Aplikasi ini sangat mudah dipahami dan bisa dilakukan mandiri. Seperti ketika dirinya hendak pindah faskes ke faskes yang berada dekat dengan tempat tinggal, dirinya menggunakan Aplikasi Mobile JKN sehingga tidak perlu repot datang ke kantor BPJS Kesehatan.
"Saya cukup memilih fitur perubahan data peserta kemudian dengan mudah kita dapat memilih faskes sesuai dengan keinginan dan paling dekat. Sangat praktis dan menghemat waktu mahasiswa seperti saya ini dan semuanya bisa dilakukan dalam satu aplikasi," ungkap Melisa.