Realitasonline.id - Aceh Timur | Upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir terus dilakukan Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto SE diwakili Danramil 09/Nurussalam Kapten Chb Salahuddin bersama Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, Kamis (15/1/2026) meresmikan Jembatan Bailey menghubungkan Desa Baroh Bugeng dan Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Nurussalam Muzakir, Danki Yonzikon 14/SWS Kapten Czi Ali Machfudz, Kapolsek Nurussalam AKP Deshery, Ketua Forum Keuchik Kecamatan Nurussalam Efendi, Keuchik Desa Baroh Bugeng Sopyan, Keuchik Desa Seuneubok Rambong Yakop, Imum Desa Baroh Bugeng Tgk. Muhammad Boyhaqi, serta masyarakat dari kedua desa.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky mengatakan, Jembatan Bailey ini memiliki panjang 13 meter, lebar 4 meter, diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari memperlancar roda perekonomian warga, khususnya di wilayah yang terdampak banjir.
Baca Juga: Wali Kota Sibolga Terima Kunjungan Baznas RI, Dorong Kolaborasi Pemulihan Ekonomi
Selain di Desa Baroh Bugeng, katanya, jembatan Bailey lainnya sedang dibangun di Desa Seuneubok Rambong oleh rekan-rekan TNI dari Kodim 0104/Aceh Timur dan Yonzikon 14/SWS. Secara keseluruhan terdapat delapan titik rencana pembangunan jembatan Bailey, yang saat ini masih dalam tahap pengecekan lokasi. Untuk wilayah tertentu yang tidak memungkinkan menggunakan Bailey, akan dipasang jembatan Armco.
“Jembatan ini merupakan aset negara dengan material dari pusat. Saya meminta kepada kepala desa dan tokoh masyarakat bersama-sama menjaga, mengawasi, dan memanfaatkannya demi kepentingan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, S.E. menyampaikan bahwa TNI akan terus berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.
Baca Juga: MPC PP Tapsel Dukung Percepatan Pemulihan Pasca Bencana
“Pembangunan jembatan Bailey ini merupakan wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya dalam menunjang mobilitas dan pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Dandim. (Ogek Tanjung).