Realitasonline.id - Tapanuli Selatan | Satgas Yonzipur I/DD mulai melaksanakan pekerjaan pemasangan jembatan Bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (6/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan pemulihan akses transportasi warga pascabanjir bandang.
Banjir bandang sebelumnya mengakibatkan kerusakan pada Jembatan Aek Nabara, terutama pada lapisan aspal dan akses jalan masuk yang tergerus hingga sekitar 24 meter.
Meski pangkal dan badan jembatan beton masih dalam kondisi aman, jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat dan sementara hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup.
Pekerjaan pemasangan jembatan Bailey dipimpin oleh Lettu Czi Suyono dengan melibatkan 22 personel Satgas Yonzipur I/DD.
Jembatan yang dipasang menggunakan konfigurasi 8 petak (tipe 1-1) dengan panjang bentangan 24 meter, lebar 3,75 meter, serta kapasitas beban hingga 10 ton.
Jembatan ini akan berfungsi sebagai jalur alternatif utama yang menghubungkan Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, dengan Desa Batu Satail, Kecamatan Sipirok.
Baca Juga: Di Kejari Simalungun, Residivis Miliki 17 Paket Sabu Untuk Dijual Dituntut 4 Tahun
Seiring dimulainya pekerjaan, personel di lapangan juga menyiapkan tenda sebagai tempat tinggal sementara, menata area pemasangan, serta melakukan perambuan jembatan.