Realitasonline.id - Abdya | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Amrizal SSos, Selasa (27/1/2026) membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Abdya 2027.
Kegiatan yang berlangsung di aula Bappeda Abdya ini menjadi pijakan awal dalam menyelaraskan harapan masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah.
Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab), Kepala Bappeda Abdya, Sufrinaldi seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta unsur terkait lainnya.
Baca Juga: Relawan BRI Peduli Terjun Langsung Bersih-bersih Sekolah di Aceh Tamiang
Sekda Abdya Amrizal dalam amanat Bupati Safaruddin menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat menjaring masukan, saran, dan aspirasi masyarakat guna menyempurnakan rancangan awal RKPD Tahun 2027 agar lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Seluruh masukan dalam forum ini akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan awal RKPD 2027 yang bermuara pada visi Abdya Maju Masyarakat Sejahtera.
Visi besar ini, lanjut Sekda Amrizal diterjemahkan ke dalam 8 (delapan) misi utama yang menjadi panduan gerak langkah yakni Malem, meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan Syariat Islam yang aman dan beridentitas budaya.
Carong, meningkatkan kualitas SDM yang terampil, sehat, dan menguasai Iptek berbasis agama. Mesyuhu, pembangunan infrastruktur terintegrasi dan pengembangan kawasan perkotaan baru.
Baca Juga: Kunjungi 2 SD di Peusangan Selatan, Ketua PMI Bireuen Serahkan Uang Jajan dan Peralatan Sekolah
Makmue, meningkatkan pendapatan masyarakat melalui ekonomi berdaya saing dan ekonomi kreatif. Kemudian, Adee, pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial yang berkualitas dan merata.
Jroh, pemberdayaan perempuan dan pemuda agar mampu mandiri. Seujahtera, penguatan basis produksi pertanian, perkebunan, kelautan, dan pariwisata. Meusaneut, reformasi birokrasi yang bersih dan melayani melalui digitalisasi terintegrasi.