Debit Air Minim, Petani di Abdya Butuh Jaringan Irigasi Sayap Kanan Daerah Irigasi Susoh

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Kamis, 5 Februari 2026 | 16:50 WIB
Bendungan DI Krueng Susoh, Kabupaten Abdya
Bendungan DI Krueng Susoh, Kabupaten Abdya


Realitasonline.id - Abdya | Ribuan hektare lahan sawah petani di Kecamatan Kuala Batee dan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) masih mengalami kekurangan debit air. Pasalnya, banyak jaringan irigasi yang belum memadai untuk mengalirkan air ke sawah-sawah petani dalam wilayah setempat.

Untuk memaksimalkan pasokan aliran air, para petani meminta pemerintah untuk membangun jaringan irigasi sayap kanan Daerah Irigasi (DI) Krueng Susoh. Jika jaringan tersebut telah terbangun dengan jarak 27 kilometer dari DI Krueng Susoh maka pasokan air akan lebih maksimal dan akan meningkatkan hasil panen.

Bahkan para petani melalui Imum Mukim wilayah Kuala Batee juga telah melayangkan surat kepada Bupati Abdya nomor 500/02 tanggal 2 Februari 2026 tentang permohonan pembangunan irigasi sayap kanan DI Susoh.

Baca Juga: Dapur MBG RAPTARULI Sipoholon Kedepankan Kualitas Dengan Berdayakan UMKM Lokal

 

Dalam surat tersebut, petani yang memiliki 1.307 hektare lahan di Kuala Batee dan 697 hektare di wilayah Jeumpa merupakan lahan produktif yang butuh aliran air demi meningkatkan hasil panen guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Pihaknya menerangkan kalau mengenai irigasi teknis yang ada di wilayah setempat telah memadai, namun debit air yang masih kurang mengaliri sawah sehingga tidak maksimalnya pada saat proses tanam. Bahkan ditakutkan petani akan rentan melakukan alih fungsi lahan.

 

Baca Juga: 40 Unit Huntara Siap Huni, Bupati JTP Berharap Korban Longsor Kembali Hidup Normal

Terkait dengan permohonan dua wilayah tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR Abdya, Rahwadi ST, Kamis (5/2/2026) mengatakan bahwa Bupati Abdya Safaruddin telah memerintahkan kepada pihaknya untuk segera berkoordinasi dengan Balai BWS 1 Provinsi Aceh dalam rangka menyahuti permohonan petani di wilayah Kecamatan Jeumpa dan Kuala Batee terkait minimnya pasokan air yang tersedia di irigasi kabupaten perlu dukungan aliran air dari sayap kanan.

"Hasil pantauan kami dilapangan, memang debit air kurang meski irigasi teknisnya bagus. Dan kita sudah mengecek memang benar kondisinya bagus, tapi jaringannya yang belum memadai," singkatnya. (Zal)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X