Bank Indonesia Sebut Pematangsiantar Alami Deflasi karena Dampak Turunnya Harga Pangan

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Kamis, 5 Februari 2026 | 11:13 WIB
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman (Realitasonline.id/SS)
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman (Realitasonline.id/SS)

 

Realitasonline.id - Pematangsiantar | Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar merilis perkembangan harga di wilayah kerjanya yang meliputi 8 Kabupaten/Kota, Siantar, Simalungun, Batubara, Tanjung Balai, Asahan, Labuhan Batu, Labura dan Labusel (SisiBatasLabuhan).

Pada Januari 2026 menunjukkan tren yang cukup terkendali, 2 kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK), yakni Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Labuhanbatu, tercatat mengalami deflasi.

Di Kota Pematangsiantar, deflasi bulanan tercatat sebesar -0,11 persen (mtm). Secara tahunan, inflasi masih berada di level 4,70 persen (yoy). Sementara inflasi tahun berjalan tercatat -0,11 persen (ytd).

Baca Juga: Minibus Hantam Truk Fuso di Jalinsum Tapsel - Paluta, 7 Orang Terluka

 

Di Kabupaten Labuhanbatu mengalami deflasi yang lebih dalam, yakni -0,83 persen (mtm). Inflasi tahunan tercatat sebesar 3,73 persen (yoy) dengan inflasi tahun berjalan -0,83 persen (ytd).

Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman melalui siaran persnya, Kamis (5/2/2026).

"Harga pangan turun, emas masih naik. Deflasi pada Januari 2026 terutama dipengaruhi oleh mulai masuknya masa panen di sejumlah sentra produksi, sehingga pasokan komoditas pangan meningkat dan harga cenderung turun," jelas Ahmadi.

Selain itu, efek tingginya inflasi pada Desember 2025 (base effect) turut mendorong penurunan harga pada awal tahun.

 

Baca Juga: Narkoba Makin Mengancam Kabupaten Labura, 1 Tersangka Diamankan dari Sebuah Gubuk

 

Dikatakannya, di Kota Pematangsiantar, penurunan harga terutama disumbang oleh cabai merah, andaliman, dan cabai rawit. Di Kabupaten Labuhanbatu, deflasi banyak dipengaruhi oleh turunnya harga cabai merah, cabai rawit, dan bawang merah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X