Buka Pelatihan Menenun, Wabup Bireuen Razuardi Harapkan akan Lahir Penenun Berkualitas

photo author
Iin Prasetyo, Realitas Online
- Selasa, 14 April 2026 | 16:19 WIB
Wabup Bireuen, Razuardi (kiri) diabadikan setelah  memasang tanda peserta kepada seorang peserta pelatihan menenun. (AJ)
Wabup Bireuen, Razuardi (kiri) diabadikan setelah memasang tanda peserta kepada seorang peserta pelatihan menenun. (AJ)


Realitasonline.id - Bireuen | Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi membuka pelatihan menenun bagi pemuda - pemudi di Kabupaten Bireuen.

Acara itu berlangsung di Ruang Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, di Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Senin (13/4/2026).

Pada acara tersebut hadir, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bireuen Sadriah Mukhlis, Ketua Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Bireuen, Pj Ketua Darna Wanita Persatuan (DWP) Bireuen, sejumlah Anggota DPRK Bireuen, para Kepala SKPK, Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Ketua TP PKK Kecamatan, dan Ketua Pokja 2 TP PKK Kabupaten Bireuen.

Wabup Bireuen Razuardi dalam sambutannya
mengapresiasi dan menyambut baik langkah taktis Dekranasda Bireuen yang telah merekrut dan memprioritaskan anak-anak muda, yaitu pemuda-pemudi Kabupaten Bireuen, sebagai peserta pelatihan.

 

Baca Juga: Cakupan Tinggi, JKN Padangsidimpuan Sentuh 229 Ribu Peserta

 

“Melalui pelatihan ini, kita harapkan akan lahir para perajin tenun yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai jual tinggi,” ujar Razuardi.

Selanjutnya Wabup Razuardi mengajak peserta pelatihan menenun agar memanfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya dan terus berinovasi, sehingga produk tenun lokal yang dihasilkan akan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Berikutnya ia juga menyebutkan, melalui pelatihan tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian budaya tenun sebagai salah satu kekayaan daerah Kabupaten Bireuen.

Sementara Ketua Dekranasda Kabupaten Bireuen, Ny. Sadriah Mukhlis menyebutkan, pelatihan tersebut merupakan salah satu tugas Dekranas untuk melestarikan budaya.

Sadriah Mukhlis juga menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut harus berkelanjutan, sehingga tenunan Bireuen mempunyai daya saing inovasi untuk dipasarkan.

Baca Juga: Anggota DPRD Sergai Fraksi Golkar Asyik Main Game Saat Rapat Paripurna,Tuai Berbagai Sorotan

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iin Prasetyo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X