aceh

Kemenag Aceh Perketat Barang Bawaan Jemaah Haji, Barang Katagori Ini Termasuk yang Dilarang!

Kamis, 1 Mei 2025 | 16:48 WIB
Jemaah haji asal Provinsi Aceh Utara. (Realitasoline.id/Dok)

Realitasonline.id - BANDA ACEH | Kementrian Agama (Kemenag) Aceh mengingatkan calon Jemaah haji tidak membawa barang mewah atau barang terlarang.

Menjelang keberangkatan haji 2025 kloter pertama jemaah haji asal Aceh pada 18 Mei 2025, Kemenag Aceh mengatakan peringatan itu untuk menhindari risiko kehilangan, penyitaan, atau gangguan selama perjalanan ibadah.

Pesan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari dalam rapat koordinasi persiapan haji di Asrama Haji Embarkasi Aceh kemarin.

Baca Juga: Disorot Karena Nunggak Pajak, Ini Penjelasan Gubernur Jawa Barat soal Mobil Mewah Lexus miliknya yang Ganti Plat

Azhari menegaskan selain barang terlarang seperti obat tanpa resep, benda tajam, atau cairan berlebih, jemaah juga diminta menghindari membawa perhiasan berlebihan, elektronik mahal, atau tas branded yang berisiko memicu tindak kriminal.

“Barang mewah tidak hanya membebani perjalanan, tetapi juga bisa mengalihkan konsentrasi ibadah. Fokuslah pada kebutuhan pokok dan kelengkapan ibadah,” tegasnya.

Pemeriksaan ketat barang bawaan jemaah haji akan dilakukan di asrama haji sebelum keberangkatan untuk memastikan kepatuhan.

Petugas akan mengecek ulang barang bawaan sesuai daftar yang telah diinformasikan sebelumnya, termasuk batasan berat koper (30 kg untuk koper besar dan 7 kg untuk tas kecil).

“Kami ingin semua lolos X-Ray di bandara tanpa kendala. Jangan sampai ada barang yang disita karena melanggar aturan,” tambah Azhari.

Baca Juga: BPN Ingin Lakukan Penataan Lahan di Sumut, Ini Kata Bobby Nasution

Selama pelatihan manasik di daerah, para pemateri telah mengingatkan jemaah agar memprioritaskan kesederhanaan.

Jemaah dibekali empat tas resmi haji (koper besar, tas kecil, tas serbaguna, dan tas dada) yang dirancang untuk memuat kebutuhan dasar selama di Tanah Suci.

“Tas ini sudah disesuaikan dengan standar Saudi. Jangan ditambah dengan barang tidak perlu,” ujar Azhari.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa makanan atau minuman berlebihan, mengingat fasilitas catering di asrama dan Arab Saudi telah disiapkan sesuai protokol kesehatan.

“Bawa obat pribadi secukupnya dengan resep dokter. Untuk kebutuhan lain, petugas kesehatan kami akan siaga,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini