DPRD Bogor Tekankan Porprov Jabar 2026 Harus Berdampak Nyata

photo author
U.Parlindungan, S.A.Md.Kep, Realitas Online
- Kamis, 29 Januari 2026 | 10:41 WIB
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dispora Kota Bogor membahas kesiapan Porprov Jawa Barat 2026 agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Realitasonline.id/Dok)
Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dispora Kota Bogor membahas kesiapan Porprov Jawa Barat 2026 agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Kota Bogor | Komisi IV DPRD Kota Bogor menegaskan bahwa penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat kerja strategis bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor yang digelar pada Rabu, 28 Januari 2026.

Rapat kerja tersebut membahas kesiapan Kota Bogor sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2026, mulai dari kesiapan infrastruktur olahraga, pengelolaan anggaran, hingga target prestasi atlet. DPRD menilai ajang olahraga tingkat provinsi itu harus dikelola secara profesional dan akuntabel mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan.

Baca Juga: Cibinong Jadi Titik Awal Penguatan Pembangunan Kabupaten Bogor

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhamad Nur, menekankan bahwa Porprov Jabar 2026 tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, manfaat kegiatan harus dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi.

“Event besar ini harus memberikan umpan balik yang jelas. Tidak hanya soal prestasi atlet, tetapi juga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dampak ekonomi bagi pelaku usaha selama kegiatan berlangsung,” ujar Fajar.

Dalam rapat tersebut, Komisi IV DPRD Kota Bogor juga menyoroti sejumlah kendala teknis, khususnya terkait kelengkapan data dan administrasi. Dispora Kota Bogor diminta segera melengkapi dokumen pertanggungjawaban hibah, rincian kesiapan venue pertandingan, serta jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi para atlet paling lambat pada Jumat mendatang.

Baca Juga: Retret Bela Negara Kemhan RI: PWI Sumut Utus 3 Wartawan

Fajar menambahkan, DPRD ingin memastikan visi “Bogor Sehat” dapat diwujudkan melalui pengelolaan fasilitas olahraga yang memadai, berkelanjutan, serta adanya jaminan pembinaan dan masa depan karier atlet setelah ajang Porprov berakhir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, memaparkan rencana revitalisasi kawasan GOR Pajajaran yang akan dilakukan secara bertahap untuk memenuhi standar kompetisi olahraga tingkat provinsi.

Anas menjelaskan, pada tahun 2026 fokus pembangunan diarahkan pada penyelesaian Tribun Barat Stadion Pajajaran. Selanjutnya, pada tahun 2027, Dispora merencanakan penambahan lintasan atletik dari enam menjadi delapan lintasan berstandar internasional, serta pembangunan Tribun Utara dan Tribun Selatan.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Hadiri Peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 di Banten

Selain itu, Dispora Kota Bogor juga merencanakan pembangunan sarana wall climbing dan Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) di wilayah Bogor Barat guna meningkatkan akses dan partisipasi masyarakat terhadap fasilitas olahraga.

Rapat kerja tersebut dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Asep Nadzarullah, serta anggota Komisi IV lainnya, yaitu Zakiyatul Fikriyah Al-Aslamiyah, Dedi Mulyono, Banu Lesmana Bagaskara, dan Rozi Putra.

.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X