"Keltana merupakan salah satu bentuk ketangguhan yang menyeluruh bagi masyarakat yang bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. untuk itu mari kita terus mendampingi masyarakat agar Keltana ini bisa menjadi salah satu contoh penanganan tanggap bencana yang terintegrasi tersusun secara sistematis serta berkelanjutan," Pungkasnya.
Sementara itu, usai dikukuhkan Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Medan Ade Jona Prasetyo mengungkapkan seluruh elemen masyarakat yang bergabung dalam FPRB kota Medan siap berkoordinasi dengan BPBD kota Medan.
"Amanah yang diberikan bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution kepada kami sebagai relawan yang tergabung dalam FPRB dan Kelurahan Tangguh Bencana yang ada di 21 Kecamatan dan 151 Kelurahan siap berada di garis terdepan apabila ada bencana yang ada di kota Medan untuk saling berkolaborasi bersama Pemko Medan," jelas Ade Jona.
Menurut Ade Jona, kita berharap dan berdoa mudah-mudahan bencana tidak ada terjadi di Kota Medan karena Medan merupakan kota yang berkah. Namun jika itu sudah ditakdirkan Karana bencana tidak tahu kapan datangnya, kami relawan yang tergabung dalam FPRB siap diajak berkolaborasi untuk menyelamatkan masyarakat dan orang banyak. (IW)