USU Luluskan 1757 Wisudawan: Rektor Ingatkan jangan cuma Bergantung sama Ijazah, Singgung soal kreatifitas, flesibilitas, dan Kecakapan

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Minggu, 9 Februari 2025 | 16:06 WIB
Rektor USU Muryanto Amin saat mewisuda wisudawan. (Realitasonline.id/Dok)
Rektor USU Muryanto Amin saat mewisuda wisudawan. (Realitasonline.id/Dok)

Baca Juga: Rayakan HPN 2025, SMSI Padangsidimpuan Santuni Anak Yatim

Sebagai bagian dari komunitas akademik yang lebih luas, lulusan USU diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Rektor USU mengingatkan para wisudawan untuk tetap menjaga nama baik almamater dan terus berkontribusi bagi masyarakat.

“Sebagai alumni USU, kalian memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama di sini,” ujar Prof. Muryanto.

Tidak lupa, Rektor USU juga menekankan pentingnya beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kini semakin mendominasi berbagai sektor industri. Ia mengingatkan para lulusan untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menciptakan inovasi yang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

“Dunia kerja saat ini berubah dengan cepat. Jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah bagian dari perubahan. Manfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang baru,” tambahnya.

Baca Juga: CEO Promedia Agus Sulistriyono: Hari Pers Nasional Momen Penting Menghargai Dedikasi dan Kerja Keras Para Jurnalis di Tanah Air

Di antara ribuan wisudawan, salah satu yang turut merayakan momen ini adalah Dastin Naufal, lulusan dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USU.

Dastin berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapinya selama masa perkuliahan.

Sejak awal perkuliahan, Dastin harus menghadapi kendala jarak yang cukup jauh antara rumah dan kampus. Untuk mengatasinya, ia menerapkan strategi manajemen waktu yang ketat agar dapat menjalani kuliah dengan baik.

“Jarak rumah yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Tapi dengan manajemen waktu yang baik, saya selalu berusaha datang lebih awal dan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik,” ungkapnya.

Dastin Naufal juga berbagi pengalaman berkesan selama kuliah, salah satunya adalah kesempatan untuk pergi ke Bengkulu bersama dosen dalam sebuah proyek akademik. Sebagai penutup, Dastin memberikan pesan kepada mahasiswa yang masih berjuang menyelesaikan studinya.

“Saya tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan pengalaman seperti ini. Selain menambah wawasan, saya juga bisa membangun relasi dengan para profesional di bidang akuntansi,” tambahnya.

Dengan semangat dan pencapaian para lulusan, diharapkan mereka dapat menjadi generasi pemimpin masa depan yang inovatif dan siap menghadapi tantangan global. (AY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X