Paling Rentan Terdampak Banjir, DPRD Medan Desak Pemerintah Kota Alokasikan 35 Persen APBD untuk Kawasan Utara

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 27 Januari 2026 | 21:32 WIB
Ilustrasi banjir. (Realitasonline.id/Dok)
Ilustrasi banjir. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Medan | Untuk atasi persoalan banjir di Kota Medan, Sungai Deli dan Sungai Badera harus dilakukan normalisasi.

Hal ini merupakan langkah krusial dan tidak bisa ditunda lagi, tegas anggota DPRD Medan dari daerah pemilihan II Muslim, Senin 26/1/2025. 

 

Pernyataan itu kata Muslim juha sudah disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Medan dengan agenda Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Keempat Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, yang digelar di gedung dewan pada Senin (19/1/2026) lalu.

Baca Juga: Sat Intelkam Polres Aceh Tenggara Kembali Ciduk Dua Pria Bawa Ganja Kering Seberat 507 Kg

“Normalisasi terakhir dilakukan tahun 2000. Jika tidak dilakukan normalisasi kembali, mustahil banjir bisa ditangani secara maksimal,” kata Muslim saat membacakan laporan hasil resesnya.

Ia menekankan, wilayah Medan Utara masih menjadi kawasan paling rentan terdampak banjir. Karena itu, Muslim mendesak agar alokasi 35 persen APBD untuk wilayah Medan Utara segera direalisasikan.

“Permasalahan infrastruktur, banjir, pelayanan publik, hingga bantuan sosial masih menjadi aspirasi utama masyarakat Kota Medan, khususnya di wilayah utara,” ujarnya.

Baca Juga: Maruti Suzuki Fronx 2026: Review Lengkap Mileage Irit, Fitur Modern, Interior Nyaman, dan Suspense Harga yang Membuatnya Layak Disebut Best Compact

Rapat paripurna tersebut dibuka dan dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua Rajudin Sagala, serta dihadiri Wali Kota Medan Rico Waas, anggota DPRD Medan, Sekda, para kepala OPD, dan camat se-Kota Medan.

Secara umum, laporan reses dari masing-masing daerah pemilihan menunjukkan bahwa masyarakat masih mengeluhkan infrastruktur yang belum optimal, seperti drainase yang tidak berfungsi maksimal, jalan rusak, hingga minimnya penerangan jalan umum yang dinilai rawan memicu tindak kriminal.

Baca Juga: Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu di Desa Kuala Bangka Labura

Selain itu, persoalan banjir masih menjadi keluhan serius, terutama di kawasan Medan Utara.

DPRD Medan pun mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk melakukan normalisasi sungai-sungai di Kota Medan, guna meminimalisir luapan air ke permukiman warga. (AY)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X