Realitasonline.id - Medan | Setelah delapan fraksi dari 9 fraksi di DPRD Medan mengesahkan perubahan Ranperda DPRD Medan No 1 tahun 2025 tentang Tata Tertib (Tatib) pada Selasa (20/1/2026) lalu.
Maka pelaksanaan kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi dan wawasan kebangsaan (Wasbang) akan segera dilaksanakan.
Namun, 50 anggota DPRD Medan dari 9 Fraksi, dimungkinkan hanya 46 anggota dewan dari 8 Fraksi yang akan menggelar kegiatan tersebut.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Soroti Potensi Kebocoran Pajak Parkir Minimarket
Sebab, 1 fraksi yakni Fraksi PSI yang berjumlah 4 orang saat rapat paripurna menolak perubahan Ranperda Tatib untuk pelaksanaan sosialisasi ideolagi dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.
Menurut Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen ketika dihubungi, Kamis (29/1/2026) menyampaikan, kendati sudah disahkan perubahan Perda Tatib DPRD Medan tidak serta merta bisa langsung melakukan kegiatan sosialisasi Wasbang.
Namun kata Wong Cun Sen akan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Jakarta terkait sosialisasi Wasbang.
Untuk pelaksanaan Wasbang pastinya berdasarkan petunjuk BPIP. "Apakah dalam sosialisasi nanti narasumbernya pihak BPIP atau anggota dewan. Tentu sesuai petunjuk mereka. Kalau narasumber dari dewan, tentu setelah melakukan bimbingan teknis (Bimtek) dan memperoleh sertifikasi," jelas Wong Cun Sen, politisi PDIP itu.
Baca Juga: Kasus Korupsi Pengadaan Pada APBDes, Kejari Paluta Teatapkan Camat dan Sekcam Haltim Tersangka
Ditambahkan Wong Cun Sen, pada Jumat 30 Januari 2026 mendatang direncanakan ke 4 pimpinan dewan akan ke Jakarta melakukan kerjasama (MoU) dengan pihak BPIP.
"Nanti kita lihat dulu bagaimana hasil kerjasamanya. Selanjutnya kita tahu sistem pelaksanaan sosialisasi wasbangnya," terang Wang Cun Sen.
Ketika disinggung terkait penolakan Fraksi PSI tentang perubahan Ranperda Tatib DPRD Medan untuk pelaksanaan Wasbang.
Wong Cun Sen membenarkan adanya penolakan PSI. Namun Wong meyampaikan belum bisa memastikan 4 orang anggota dewan dari PSI ikut atau tidak menggelar Wasbang nantinya.
"Itu mungkin kebijakan partainya, gak bisa kita campuri," imbuhnya.
Baca Juga: LPPLU Sumut Peringati Isra Mikraj: Teladani Rasulullah Hadapi Musibah