Realitasonline.id - Medan | Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap melaksanakan safari Ramadhan di masjid Jami' di jalan Kejaksaan simpang Taruma, Kecamatan Medan Petisah, Senin (23/2/2026). Selain program Pemko Medan di bulan puasa, Safari Ramadan ini juga sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.
Di momentum Safari Ramadan ini Zakiyuddin Harahap menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis diantaranya hibah Rp.50 juta untuk pembangunan Masjid, bantuan sosial sebesar Rp.10 juta dan paket ramadhan, lalu penyerahan akta pendirian Koperasi Masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabe dan budidaya ikan dalam ember, satu set tenis meja, rak buku, set buku serta barcode e-book, dan yang terakhir ialah santunan kepada 50 orang anak yatim piatu.
Dalam sambutannya Zakiyuddin Harahap menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat di sekitar Masjid Jami’ yang dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Sumatera Utara.
Baca Juga: Rico Waas Tegaskan Pembangunan Dimulai dari Dalam Diri Bukan untuk Memperkaya Diri
Menurut Zakiyuddin Harahap, keberadaan Masjid Jami’ bukan sekadar bangunan bersejarah atau tempat ibadah, melainkan pusat syiar Islam dan pembinaan umat yang harus terus dijaga serta dikembangkan bersama.
“Kami sangat bersyukur bisa bertatap muka dengan masyarakat di sekitar Masjid Jami’ ini. Sudah selayaknya kita ikut memikirkan perkembangan masjid ini,” ujar Zakiyuddin Harahap dalam Safari Ramadan yang dihadiri Unsur Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.
Zakiyuddin Harahap juga mengapresiasi program mualaf yang telah berjalan di masjid tersebut. Menurutnya, program tersebut memiliki peran penting dalam membina umat dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah Berikan Penghargaan Peduli Bencana Kepada Personil Polri
“Pemko Medan siap berperan serta untuk kemajuan masjid ini,”Jelas Wakil Wali Kota yang hadir didampingi Segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan diantaranya Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi dan Staf Ahli Wali Kota Mansursyah.
Dijelaskan Zakiyuddin Harahap, masjid harus menjadi pusat pembinaan akhlak, terutama bagi generasi muda. Di tengah tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online, masjid memiliki peran strategis sebagai tempat membekali anak-anak muda dengan ilmu agama dan nilai moral.
“Tidak hanya bangunan dan tempat ibadah, masjid adalah tempat syiar Islam. Banyak anak muda kita terkena narkoba. Masjid harus menjadi tempat berkumpul dan membekali mereka dengan ilmu agama agar terhindar dari perbuatan negatif,” ucap Zakiyuddin Harahap.