Realitasonline.id - MEDAN | Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor menyesalkan aparat lingkungan terseret dalam pusaran bisnis narkoba.
Dia menegaskan Kepling (kepala lingkungan) itu seharusnya menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban warga. Bukan terlibat atau diduga ikut dalam jaringan peredaran narkoba yang merusak generasi muda, Selasa (31/3/2026).
Politisi Partai NasDem mengingatkan kasus di Kecamatan Medan Barat yang sebelumnya pernah digegerkan kasus narkoba yang melibatkan oknum pejabat, yakni seorang camat yang sempat dinonaktifkan karena diduga sebagai pengguna narkoba.
Baca Juga: Dugaan Penelantaran Anak, RDP Komisi A DPRD Taput Terbitkan 3 Rekomendasi.
“Sekarang muncul lagi kasus oknum Kepling 19 dan Kepling 13 di Kelurahan Pulo Brayan Kota dikabarkan terseret kasus narkoba. Ini sangat memalukan dan menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Antonius mengungkapkan persoalan narkoba di kawasan tersebut sebenarnya sudah lama dikeluhkan warga.
Warga secara terbuka mengeluhkan maraknya peredaran narkoba, dan aksi begal yang memicu rasa takut masyarakat.
“Keluhan itu sudah sering disampaikan langsung oleh masyarakat kepada anggota dewan saat reses dihadapan lurah, kasi trantib, bhabinkamtibmas, hingga tokoh agama. Tapi sangat disayangkan, justru muncul pula kasus Kepling yang tertangkap membawa narkoba,” ungkapnya.
Lebih lanjut Antonius meminta Inspektorat dan Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Pemko Medan segera turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap perangkat kelurahan di wilayah tersebut.
Baca Juga: PAD Tambang Sumut Lampaui Target, Tembus Rp 4,5 Miliar dari Opsen MBLB
“Kasus narkoba di Medan Barat sudah berulang. Jangan sampai ada pembiaran oleh oknum pejabat setempat. Ini harus diusut sampai tuntas,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar tes urine dilakukan terhadap seluruh ASN, lurah, hingga para Kepling di Kecamatan Medan Barat guna memastikan tidak ada lagi aparat pemerintahan yang terlibat narkoba.
“Kalau aparat lingkungan saja sudah terseret narkoba, bagaimana kita mau memberantas narkoba di tengah masyarakat,” katanya.
2 Oknum Kepling Terseret Bisnis Narkoba
Sebelumnya, dua oknum Kepling di Kelurahan Pulo Brayan Kota diduga terseret skandal peredaran narkotika setelah aparat Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek kediaman mereka pada Senin (9/3/2026) lalu.