76 Pejabat Eselon Pemko Medan Dilantik, Rico Waas Beri Peringatan Keras untuk Lakukan Perubahan

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Sabtu, 18 April 2026 | 12:07 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas melantik pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan. (Realitasonline.id/Humas)
Wali Kota Medan Rico Waas melantik pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan. (Realitasonline.id/Humas)

Dalam kesempatan tersebut,Rico Waas juga memberikan motivasi bagi pejabat di level menengah untuk terus menunjukkan kelayakan mereka agar bisa naik ke jenjang yang lebih tinggi di masa mendatang, Namun juga akan bisa dievaluasi jika tidak dapat bekerja dengan baik.

Oleh karena itu BKPSDM akan terus memantau kedisiplinan dan capaian kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan.

Selanjutnya kepada Pejabat Eselon II yang telah dilantik, Rico Waas menyoroti tiga poin krusial yang harus segera dituntaskan oleh jajarannya tahun ini yakni pembenahan sistem parkir, percepatan infrastruktur, dan transformasi dunia literasi.

Baca Juga: Hadapi Masa Pensiun, Kodim 0818 Malang - Batu Bekali Prajurit dengan Ketrampilan Budidaya Jamur

"Dinas Perhubungan saya minta untuk melakukan transformasi total pada sistem perparkiran. tidak ada lagi tempat bagi juru parkir (jukir) liar yang meresahkan warga. Pelayanan yang lebih baik harus dilaksanakan termasuk target yang sudah dicanangkan harus berjalan tahun ini," tegas Rico Waas.

Percepatan Infrastruktur di Bawah SDABMBK

Sektor infrastruktur menjadi perhatian serius Rico Waas berikutnya.

Dinas SDABMBK diminta untuk bergerak cepat menangani perbaikan jalan, mulai dari kerusakan ringan hingga berat, pembangunan trotoar, hingga penanganan banjir yang masih menjadi momok warga Medan.

"Sudah lama kita tidak punya pejabat definitif di sana, maka tahun ini kerjanya harus benar-benar cepat dan segera dikebut," tambah Rico Waas.

Kemudian Rico Waas mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan untuk keluar dari zona nyaman. Dirinya berharap dinas ini menjadi motor penggerak literasi bagi generasi muda di Medan.

" Transformasi dari dunia pendidikan formal ke dunia literasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem belajar yang lebih menarik bagi anak-anak", pungkasnya.(AY)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X