DLA dirancang bersama global tech ternama dan delapan perguruan tinggi terbaik dunia. Antara lain Harvard University, National University of Singapore, Tsinghua University, University of Oxford, Cornell University, Massachusetts Institute of Technology, University of Cambridge dan Imperial College London.
“Digital Leadership Academy ini bertujuan untuk memenuhi kapasitas pemimpin Indonesia, agar mereka dapat mampu berkolaborasi dalam menyusun rancangan perubahan, yang nantinya dapat diimplementasikan untuk meningkatkan ekonomi digital dari berbagai sektor. Sehingga sasarannya adalah para pemimpin dari sektor pentahelix,” jelas Nur Azizah.
Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik Sektoral dan Persandian Kabupaten Deliserdang Miska Gewa Sari, yang merupakan alumni DLA pada tahun 2021 yang lalu. Dalam paparannya, Miska menyampaikan runutan kegiatan yang dialaminya selama mengikuti program tersebut, yang berdampak besar dalam menunjang pelaksanaan tugasnya sebagai seorang pemimpin dan pembuat kebijakan di sebuah perangkat daerah. (AY)