Diapun menyakinkan, sebelumnya memang mengenal Ahmad Qosbi. "Pak Qosbi sama kami pernah nyantri di Pesantren Musthafawiyah (Purba Baru Madina)," sebutnya seraya berujar bahwa Ahmad Qosbi adalah seniornya.
Baca Juga: Mabes Polri Bersama Dewan Pers Gelar Dialog Publik Kemerdekaan Pers dan Perlindungan Jurnalis
Selain itu, prestasi di tingkat Sumatera Utara pernah ia sabet. Juara 1 MTQ Tingkat Sumut di Tebing Tinggi tahun 2020. Sebelumnya tahun 2014, 2017 juara 1 MTQ Tingkat Kota Medan dua kali berturut-turut. Atas prestasinya menghantarkannya ke Tanah Suci mendapat penghargaan berupa berangkat menunaikan ibadah haji dan umroh dengan membawa istri dan ibundanya.
"Penghargaan berangkat haji tahun 2014 untuk sendiri, kemudian tahun 2017 juara di tingkat Kota Medan mendapat hadiah umroh. Tahun 2020 menerima lagi hadiah umroh dari Pemko Medan dan Pemprovsu. Ketiga hadiah ini saya kumpul untuk berangkat bersama mamak dan istri," sebutnya.
Diterangkannya, mengumandangkan adzan dilakukan setiap hari. Ada dua orang sebagai muadzin. Satu di Asrama Haji dan satu lagi di Bandara Kualanamu.
Baca Juga: Sekdako Persiapkan Pemberangkatan Jemaah Haji Kota Padang Sidempuan
"Sebenarnya kami ada dua orang muadzin disini (Asrama Haji) dan di Bandara Kualanamu. Kami juga membaca lapaz-lapaz talbiyah. Demikian juga nanti saat pemulangan jamaah haji bakal ada penyambutan dengan marhaban dan shalawat.
Pria yang mempunyai sepasang putra-putri ini tinggal di Kelurahan Asam Kumbang Pasar 1 Kecamatan Medan Selayang Kota Medan sebagai guru di SMP Alwashliyah, berharap pelaksanaan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji berjalan dengan baik dan lancar.
"Mudah-mudahan sesuai dengan harapan pak Kakanwil senantiasa Embarkasi Medan menjadi yang terbaik di Seluruh Indonesia," harapnya.(IW)