"Yang akan kita olah adalah daging utuh tanpa tulang. Jadi dari satu kambing yang disembelih, prediksinya akan jadi kurang lebih 20 kantung. Jadi totalnya akan jadi kurang lebih 60 kantung kantung dan mudah-mudahan bisa lebih," ujar Fitriani.
Baca Juga: Yuk Ikutan Lomba Foto dan Video Kreatif Bio Farma Berhadiah Puluhan Juta Rupiah Siapa Tau Beruntung
Lebih lanjut Fitriani mengatakan makanan siap saji ini bisa jadi inovasi untuk bantuan darurat, misalnya, saat bencana alam.
Selain itu, distribusi daging ini juga untuk mendukung program pengentasan stunting tanpa membebani APBN.
"Inovasi ini sangat luar biasa sekali. Selama ini kami hanya mereka-reka apa bisa jalan atau tidak," jelasnya.
"Alhamdulillah dengan adanya kerja sama dan berkordinasi dengan pihak Baznas mudah-mudahan program ini dapat lancar dan berkelanjutan," pungkasnya.(IW)