Nusantara Youth Institute Soroti Anomali Pengadaan Motor Listrik dalam Program MBG

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Sabtu, 18 April 2026 | 12:54 WIB
Pengadaan motor listrik dalam Program MBG yang dapat sorotan tajam. (Realitasonline.id/Dok)
Pengadaan motor listrik dalam Program MBG yang dapat sorotan tajam. (Realitasonline.id/Dok)

Baca Juga: Ketua PMI Edi Saputra Raih Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI Bireuen

“Prinsip due diligence menuntut adanya verifikasi menyeluruh sebelum perusahaan ditetapkan sebagai pemenang proyek, apalagi dengan nilai triliunan rupiah. Namun faktanya, perusahaan tersebut tetap memenangkan proyek strategis,” tegasnya.

Ia juga menilai kondisi ini menunjukkan adanya potensi kelemahan dalam sistem seleksi, transparansi, dan pengawasan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Secara normatif, perusahaan dengan catatan wanprestasi terhadap proyek pemerintah seharusnya berpotensi dikenakan sanksi administratif, termasuk pencantuman dalam daftar hitam.

Lingga menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menyangkut kredibilitas tata kelola keuangan negara secara keseluruhan.

“Ketidaksesuaian antara tujuan program, struktur belanja, dan integritas penyedia menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk evaluasi menyeluruh. Penggunaan anggaran publik harus benar-benar berorientasi pada prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas,” pungkasnya. (SA)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X