Puluhan Waitress Diamankan Dari Cafe Remang-Remang, Kasatreskrim Taput Sebut Sudah Dikirim ke Parawansa

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Senin, 22 Juli 2024 | 17:05 WIB
 Puluhan Waitres saat terjaring dalam gelaran razia yang dilakukan Polres Taput. (Realitasonline.id/Alpon Situmorang)
Puluhan Waitres saat terjaring dalam gelaran razia yang dilakukan Polres Taput. (Realitasonline.id/Alpon Situmorang)

Realitasonline.id| TAPUT - Puluhan wanita yang berkedok sebagai Waitress di lokasi cafe Remang-Remang yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara kena razia.

Sekitar 29 Waitres terjaring dalam dua kali gelaran razia yang dilakukan Polisi di wilayah hukum Polres Tapanuli Utara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Taput melalui Kasi Humas Aiptu.Walpon Baringbing, Senin (22/7/2024) membenarkan gelaran razia tersebut.

Baca Juga: Sekda Provinsi Sumut: Orang Tahunya Koperasi hanya Simpan Pinjam, Sudah Lunas Belum, Padahal bukan itu

" Benar, Minggu lalu tim dari Polres melakukan razia, razia ini atas perintah Kapolda terutama menekan angka kriminalitas serta menjaga Kamtibmas di wilayah hukum kita," ujar Barimbing.

Razia dilakukan dua hari berturut-turut dengan menyasar sejumlah tempat yang ditenggarai cafe Remang-Remang.

" Kita laksanakan dua hari tanggal 16-17 Juli, dan dari sejumlah tempat kita berhasil amankan 29 Waitres dari cafe Amor, Pargoy, Sarajefo, Rap Taruli, 040 dan Family. Lokasi itu yang kedapatan sedang beraktivitas," katanya.

Barimbing mengatakan setelah diambil datanya, seluruh Waitres yang terjaring diserahkan ke panti rehabilitasi Parawansa Berastagi.

Baca Juga: Jalan Menuju Sport Center PON 2024 Desa Sena Deli Serdang Kupak Kapik, Ancam Nyawa Pengendara Sepeda Motor!

" Seluruhnya dikirim ke panti rehabilitasi untuk dilakukan pembinaan dan asesmen. Ada dua kali pengantaran setelah kordinasi dengan Dinas Sosial Taput yakni tanggal 18 dan 20 Juli,' pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Sosial melalui stafnya Fernando Tampubolon membenarkan telah melakukan berita acara penyerahan Waitres ke Parawansa.

" Benar ada 29 Waitres, pada pengiriman pertama kami mendampingi ke panti Parawansa Berastagi. Sedangkan pengantaran kedua hanya pihak kepolisian," ungkapnya.

Baca Juga: Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Syah Kuala akan Gelar Lomba Berhitung di Aceh Selatan, Ayo Persiapkan Dirimu

Fernando mengatakan mereka selama 6 (enam) bulan akan dibimbing di panti tersebut.

" Semua setelah diserahkan sudah menjadi wewenang UPT Parawansa Berastagi," ungkapnya. (AS)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X