Dijanjikan bisa Serap Tenaga Kerja Lokal 7000 Orang, Dirut PTPN III Terbang ke China Bahas Investasi

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 14 Januari 2025 | 11:58 WIB
Dirut Holding PTPN III (Persero) saat melakukan kunjungan ke China untuk membahas potensi kerja sama. (Realitasonline.id/Dok)
Dirut Holding PTPN III (Persero) saat melakukan kunjungan ke China untuk membahas potensi kerja sama. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - DELI SERDANG | Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Mohammad Abdul terbang ke China.

Dirut PTPN III Mohammad Abdul dikabarkan melakukan kunjungan kerja ke China untuk membahas potensi kerja sama strategis dengan Basic International Investmen Pte Ltd.

Kunjungan bisnis itu berlangsung pada Kamis (9/1/2025) lalu dan disebutkan pertemuan itu akan fokus pada rencana investasi bisnis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei Sumatera Utara Indonesia.

Baca Juga: Wujud Kebersamaan dan Spritualitas BRI Padangsidimpuan Ikuti Perayaan Natal 2024 se Sumut di Medan

Kasubbag Humas PTPN1 Regional 1 Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Rahmat Kurniawan menyampaikan hal  itu, Selasa (14/1/2025).

Katanya, dalam kunjungan itu Abdul Ghani disambut hangat oleh CEO sekaligus pemilik Basic International Investment Pte Ltd Mr Liu.

Ditambahkan Rahmat, dialog bisnis itu berlangsung dalam suasana cair dan produktif.

Mengingat kedua pihak memiliki kesamaan visi mengenai bisnis yang tidak hanya mengedepankan keuntungan, tetapi juga manfaat sosial yang luas.

Baca Juga: Klinik Polres Padangsidimpuan Capai Standar Pelayanan Tertinggi dengan Akreditasi Paripurna

Mr Liu mengapresiasi PTPN atas dukungan yang diberikan dalam memenuhi kebutuhan administrasi bisnis Basic International Investment Pte Ltd di Indonesia.

Iapun, kata Rahmat, menegaskan komitmennya untuk berkontribusi melalui investasi signifikan yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 7000 tenaga kerja lokal.

"Menurut Mr Liu, Indonesia, khususnya KEK Sei Mangkei, merupakan lokasi strategis untuk investasi di tengah ketidakpastian politik global,"ungkap Rahmat.

Pihaknya, ujar Rahmat, berencana menambah satu pabrik sarung tangan berbahan dasar karet alami serta mendirikan lembaga penelitian dan pengembangan (R&D) karet bekerja sama dengan lembaga penelitian dalam negeri seperti Riset Perkebunan Nusantara (RPN).

“Tujuannya adalah meningkatkan kualitas, efisiensi, dan inovasi produk berbasis karet," tutut Mr Liu sebagaimana ditirukan juru bicara PTPN1 Regional 1 itu.

Abdul Ghani menyambut positif rencana Basic International Investment Pte Ltd. yang akan menambah investasinya di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X