Kasad di Tapanuli Tengah: Pascabencana Tak Ada Pilihan Selain Kerja Keras

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Jumat, 9 Januari 2026 | 22:25 WIB
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc Kunker ke Tapteng Menjumpai Para Korban Serta Memberikan Bantuan kepada Para Siswa di Tapteng (Realitasonline.id/Dok)
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc Kunker ke Tapteng Menjumpai Para Korban Serta Memberikan Bantuan kepada Para Siswa di Tapteng (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Tapteng | Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, kerja keras menjadi satu-satunya pilihan dalam penanganan dan pemulihan pascabencana, tanpa larut dalam kesedihan yang justru akan menghambat kebangkitan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kasad saat meninjau langsung pengerjaan jembatan putus yang menghubungkan Kelurahan Hutanabolon dengan Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (9/1/2026).

“Kita tidak punya pilihan selain kerja keras. Kalau terlalu larut dalam kesedihan justru akan menambah beban. Lebih baik kita fokus pada apa yang bisa dilakukan hari ini. Kita dukung dan ajak masyarakat untuk bekerja agar harapan itu bisa tumbuh,” tegas Kasad.

Baca Juga: Telkom Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial untuk Pemulihan Sarana Umum

Kunjungan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur vital pascabencana, khususnya akses transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Sehari sebelumnya, Kamis (8/1/2026), Kasad juga meresmikan jembatan Bailey di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Dalam kunjungannya ke Tapanuli Tengah, Kasad didampingi Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, serta Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan jembatan-jembatan yang selama ini terabaikan akan menjadi prioritas, sejalan dengan perhatian Presiden RI terhadap persoalan jembatan putus yang menjadi hambatan utama mobilitas dan perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Bener Meriah Tetapkan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana

Selain meninjau pembangunan jembatan, Kasad juga meninjau sejumlah fasilitas pendidikan terdampak bencana, yakni SDN 152981 A, SDN 152982 B, serta SD Darurat di Desa Hutanabolon. Pada kesempatan tersebut, Kasad menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, dan kebutuhan pendukung belajar lainnya kepada para siswa.

Dalam kesempatan itu, Kasad menekankan pentingnya penyediaan air bersih, khususnya bagi lingkungan sekolah. “Air bersih di sekolah harus tersedia. Ini menjadi kesempatan untuk menyusun perencanaan yang benar-benar baik. Jika data perencanaan kurang, hasilnya bisa berantakan. Siapkan semuanya secara matang, mulai dari jumlah jembatan hingga kebutuhan air bersih, agar daerah ini bisa bangkit menjadi wilayah yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mabes TNI AD, khususnya kepada Kasad, atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan kepada masyarakat Tapteng. “Kami berterima kasih kepada Bapak Kasad yang telah membawa jembatan Armco ke daerah kami. Ini sangat membantu membuka kembali akses masyarakat,” ungkap Masinton.

Baca Juga: TelkomGroup Dukung Pemulihan Psikologis Anak Terdampak

Kunjungan Kasad ini diharapkan menjadi dorongan nyata percepatan pemulihan infrastruktur di Tapanuli Tengah, sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa wilayah terdampak bencana mampu bangkit lebih kuat, aman, dan berkelanjutan. (Ogek Tanjung)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X