Mahasiswa Agroteknologi Universitas Labuhanbatu Studi Lapangan di Desa Wisata Sait Buttu Saribu

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 27 Januari 2026 | 16:09 WIB
Mahasiswa Universitas Labuhanbatu studi lapangan di Desa Wisata Simalungun. (Realitasonline.id/Dok)
Mahasiswa Universitas Labuhanbatu studi lapangan di Desa Wisata Simalungun. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Simalungun | Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Labuhanbatu (ULB) Semester 3 Tahun Akademik Ganjil 2025/2026 melaksanakan kegiatan Studi Lapangan (Field Trip) di Desa Wisata dan Edukasi Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Jumat (23/1/2026) sampai Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa terkait penerapan ilmu agroteknologi di lapangan.

Khususnya dalam pengelolaan potensi sumber daya alam dan pengembangan desa berbasis edukasi dan wisata.

Baca Juga: Loka POM Toba Perkuat Sinergisitas Pengawasan di Humbahas

Mahasiswa mendapatkan pemaparan tentang budidaya lebah, pengelolaan tanaman kopi, dan strategi pemasaran produk pertanian dan perkebunan.

Selain itu, mahasiswa juga mengikuti kegiatan tracking menuju Puncak Panorama di kawasan Aek Nauli, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Rektor Universitas Labuhanbatu (ULB) Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini.

Baca Juga: PERADIN Matangkan SDM Advokat Hadapi Pemberlakuan KUHP–KUHAP Baru.

Dia menyatakan bahwa kegiatan ini cukup penting untuk meningkatkan wisata lokal di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Simalungun.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mengintegrasikan teori dengan praktik di lapangan, serta memberikan wawasan luas mengenai pengembangan pertanian, perkebunan, dan pariwisata edukatif berbasis kearifan lokal," ungkap rektor.

Baca Juga: Pemko Pematangsiantar Identifikasi Bangunan Blue Diamond dan Warkop Agam

Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang berkontribusi pada pembangunan desa yang berkelanjutan, sebut rektor lagi. (ARF)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X