Transaksi Digital 2025 Terus Tumbuh, Pemko Siantar Upayakan P2DD

photo author
Ayu Kesuma Ningtyas, Realitas Online
- Selasa, 10 Februari 2026 | 13:23 WIB
Keterangan Foto : Sekda Junaedi Sitanggang bersama Ahmadi Rahman pimpinan HLM dan Rakorwil (Realitasonline.id/RH)
Keterangan Foto : Sekda Junaedi Sitanggang bersama Ahmadi Rahman pimpinan HLM dan Rakorwil (Realitasonline.id/RH)

Realitasonline.id - Pematangsiantar | Pemerintah kota dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar menggelar High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

Adapun di Pematangsiantar transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada 2025 sebesar Rp. 688.356.389.069 atau mengalami pertumbuhan 111 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp 3. 25.849.868.094, dengan jumlah merchant 87.484.

Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang berharap hasil pertemuan ini dapat meningkatkan digitalisasi di Pematangsiantar.

Sebagai contoh, Junaedi mengatakan Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) sudah menggunakan digitalisasi untuk mengutip retribusi pedagang, khususnya di Gedung IV Pasar Horas.

Baca Juga: HUT Partai Gerindra, Wakil Walikota Beri Apresiasi Atas Dukungan ke Pemko Siantar

“Dalam berbagai kegiatan pemerintah, sudah mulai berlaku transaksi digital, bekerja sama dengan Bank Sumut,” kata Junaedi saat pertemuan di Ruang TB Simatupang Kantor BI Pematangsiantar, jalan H Adam Malik, Senin (9/2/2026).

Sementara, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman menyebut pembayaran non tunai untuk pajak dan retribusi hingga semester II Tahun 2025 tercatat sebesar 72,5 persen di Pematangsiantar.

Ia menjelaskan, terdapat delapan pos retribusi yang menjadi pendorong transaksi non tunai meliputi: pelayanan kebersihan; parkir di tepi jalan umum; pemakaian kekayaan daerah; tempat khusus parkir; rumah potong hewan; tempat rekreasi dan olahraga; serta izin persetujuan bangunan gedung (PBG).

“Transaksi digital agar ditingkatkan lagi. Masih banyak peluang,” kata Ahmadi. (RH)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ayu Kesuma Ningtyas

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X