Realitasonline.id – Medan | Pemprov Sumut menawarkan sejumlah peluang investasi kepada investor asal Jepang, di antaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dan pengembangan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT). Investasi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan pimpinan PT Hankyu Hanshin di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (27/3/2026).
“KEK Sei Mangkei merupakan kawasan industri terpadu. Bapak-bapak dan ibu bisa melihat apa saja investasi yang pas, sekaligus bisa mendapatkan informasi yang akurat tentang investasi apa saja di kawasan itu,” kata Sulaiman.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 22 - 29 Maret 2026 di Terminal Penumpang Bandar Deli Capai 13.814 Penumpang
Menurut Sulaiman, Provinsi Sumut memiliki banyak potensi investasi, seperti sektor pariwisata, pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan, hingga sumber daya mineral, baik yang sudah ada maupun terbarukan. Namun, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri dan memerlukan kolaborasi dengan para investor.
“Kami menyambut baik kedatangan PT Hankyu Hanshin di Sumut. Harapannya PT Hankyu Hanshin bisa mengembangkan investasinya yang sudah ada di Sumut, bukan hanya di sektor properti dan residensial saja,” ujarnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut Nurbaiti Harahap menambahkan, saat ini investasi di Sumut masih didominasi investor asal Malaysia dan Singapura. Ia berharap PT Hankyu Hanshin dapat memperluas investasi ke sektor industri, khususnya di KEK Sei Mangkei.