Wakil Bupati Ajak Ummat Kristiani Menjaga Soliditas dan Toleransi Antar Umat Beragama

photo author
[email protected], Realitas Online
- Rabu, 12 Juni 2019 | 00:00 WIB

TAPANULI SELATAN - Realitasonline | Melalui perayaan Natal Oikumene, marilah kita jaga soliditas dan toleransi antar umat beragama di bumi Tapanuli Selatan (Tapsel), serta menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tapsel Ir. Aswin Efendi Siregar, MM, saat menghadiri perayaan Natal Oikoumene Umat Kristiani bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri di lingkungan Kabupaten Tapsel, Tahun 2019 di lapangan Kantor Camat Arse, Kecamatan Arse, Kamis (5/12).

Acara juga dihadiri Danyonif 123/RW Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, mewakili Forkopimda, Kabag Kesra Solahuddin Harahap, para Camat, Forkopimcam, Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing, Ephorus GKPA Pdt. Togar S. Simatupang, Sekjen GKPA Pdt. Ramos BB Simanjuntak, Ketua BKAG Tapsel, FKUB Tapsel dan seluruh jamaah Oikoumene.

Lebih lanjut Wakil Bupati mengatakan, perayaan Natal merupakan bentuk aktualisasi iman dan kasih kepada Tuhan dan sesama sesuai karunia dan talenta yang kita miliki agar kita saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian, sesuai dengan tema Natal, " Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang'.

" Kita menyadari bahwa bangsa kita adalah bangsa yang majemuk terdiri dari suku, agama, etnis, bahasa dan budaya. Tidak ada cara lain untuk menghadapi kemajemukan itu, kecuali dengan membangun kebersamaan dengan saling menghormati dan saling menghargai perbedaan, karena kemajemukan bangsa Indonesia adalah aset yang tidak dimiliki oleh bangsa lain, " ungkap Aswin.

Disebutkannya, perbedaan agama itu harus menjadi tempat yang layak untuk dihidupi bersama, harus dijaga dan diselamatkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti ada ungkapan, kebiasaan itu belum tentu baik namun hal-hal yang baik harus dibiasakan yang salah satunya adalah dengan menjadikan perbedaan sebagai kekayaan dalam mempererat persatuan dan kesatuan.

" Begitu juga dengan para tokoh agama, ASN, TNI dan Polri untuk selalu menjadi pelopor pemersatu bangsa serta menjadi mitra pemerintah untuk berperan serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada demi terwujudnya Tapsel menuju masyarakat yang taat pada agamanya dan tetap memelihara adat budayanya, karena dengan agama hidup akan lebih terarah dan dengan adat budaya akan lebih berwarna untuk menuju hidup yang sejahtera, " ujar Aswin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: [email protected]

Rekomendasi

Terkini

‎Bupati Taput Sumbang Saran Inovasi PPID APKASI

Sabtu, 18 April 2026 | 11:40 WIB
X