Simalungun - Realitasonline.id | Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati H Zonny Waldi menghadiri acara Halalbihalal yang diselenggarakan Persatuan Pemangku Adat Budaya Simalungun (PPABS) dan Tokoh Adat Simalungun.
Ketua PPABS Jantoguh Damanik mengutarakan tujuan kegiatan ini sekaligus menyikapi wacana pemekaran Kabupaten Simalungun.
Menurutnya banyak desakan dan permintaan dari sejumlah masyarakat agar Kabupaten Simalungun dimekarkan.
Baca Juga: Pelunasan Biaya Haji Diperpanjang Sampai 12 Mei 2023
Bupati Radiapoh dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan doa dan kebersamaan untuk mendukung pembangunan Kabupaten Simalungun.
Disampaikannya, Simalungun mempunyai karakteristik yang sangat unik, dimana masyarakat Simalungun sangat kompak dilihat dari keikutsertaan dalam gerakan Marharoan Bolon atau Gotong royong.
Baca Juga: Hati-Hati! Ternyata 5 Jenis Tanaman Ini Disukai Ular
"Termasuk juga terkait adat dan budaya, karena Adat dan budaya inilah yang menunjukkan identitas kita," kata Radiapoh dalam pertemuan yang diselenggarakan di Hotel Sapadia, Kota Pematang Siantar, Kamis (11/5/2023).
Ia mengakui jika elemen masyarakat dan pemerintah bersatu, apapun persoalan yang ada di kabupaten Simalungun akan dapat kita selesaikan dengan baik.
Dirinya secara pribadi selalu berupaya agar kabupaten Simalungun ini menjadi daerah favorit di Wilayah Sumut.
Baca Juga: Mille Crepes Makanan Viral, tapi Mahal? Yuk Buat Sendiri di Rumah
Menanggapi pemekaran, Bupati Radiapoh mengakui adanya adanya permintaan tersebut dan meminta saran dari tokoh adat Simalungun agar keputusan nantinya disuarakan dalam paripurna DPRD. (SS)